Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasca KMP Dharma Rucitra Kandas, Penyeberangan Padangbai Beroperasi lagi

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan kembali membuka layanan penyeberangan secara penuh selama 24 jam di lintasan Padangbai-Lembar dengan mengoperasikan 18 unit kapal mulai Minggu (14/6) pukul 00.00 WITA setelah sebelumnya menerapkan layanan buka tutup.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 14 Juni 2020  |  14:07 WIB
Loading the player ...
Detik/detik KMP Dharma Rucita III miring dan tenggelam di Pelabuhan Padangbai. Video: Youtube ADRI BOTOK

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan kembali membuka layanan penyeberangan secara penuh selama 24 jam di lintasan Padangbai-Lembar dengan mengoperasikan 18 unit kapal mulai Minggu (14/6) pukul 00.00 WITA setelah sebelumnya menerapkan layanan buka tutup.

Hal ini dilakukan sesuai dengan hasil koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB pascakejadian kandasnya KMP Dharma Rucitra III milik Dharma Lautan Utama pada Jumat (12/6) malam yang menyebabkan ASDP menutup sementara Dermaga II Padangbai, yang menjadi titik lokasi kandasnya kapal tersebut.

PJS Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan berdasarkan hasil rapat dengan BPTD, ASDP akan kembali melayani lintasan Padangbai-Lembar walau hanya melalui 1 dermaga dari Padangbai demi mengurai antrean kendaraan.

"Kita tahu trafik truk cenderung meningkat di malam hari, sehingga ASDP akan terus melakukan pelayanan selama 24 jam, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan faktor cuaca,"ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (14/6/2020).

ASDP sejak Sabtu (13/6) pagi di Pelabuhan Padangbai hanya beroperasi satu unit dermaga yakni dermaga I untuk melayani kapal-kapal lintasan Padangbai-Lembar sehingga berdampak terjadinya antrean kendaraan yang masuk ke pelabuhan sejak pagi hingga sore kemarin.

"Mulai pukul 00.00 WITA tadi malam, model pelayanan baru sudah berjalan dan sekarang sudah mulai teratasi, dimana antrean kendaraan di Pelabuhan berangsur normal," imbuhnya.

Saat ini, ASDP bersama dengan regulator BPTD Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB, Kesyahbandaran dan Operator Pelabuhan (KSOP) Padangbai serta pihak Dharma Lautan Utama selaku pemilik kapal terus berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut, hingga KMP Dharma Rucitra dapat segera dipindahkan dari titik lokasi kandas, sehingga dermaga I dan II di Padangbai dapat kembali beroperasi normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

feri penyeberangan kapal tenggelam pelabuhan padangbai
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top