Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bisnis Properti: Manfaatkan Masa Krisis untuk Tumbuh

Banyak pengembang akan mengeluarkan strategi mempermudah konsumen untuk membeli di tengah pandemi virus corona.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  17:04 WIB
Warga melintas di proyek pembangunan rumah bersubsidi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Abdurachman
Warga melintas di proyek pembangunan rumah bersubsidi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Kalangan pebisnis properti optimistis momentum untuk bangkit dari dampak ekonomi pandemi virus corona (Covid-19) akan datang.

Bagi CEO Crown Group Iwan Sunito, masa seperti ini seharusnya bisa dimanfaatkan, termasuk yang baru terjun ke dunia properti untuk mencari celah dan kembali bangkit.

Iwan mengatakan salah satu strategi yang bisa dilakukan para pemula di bisnis properti pada masa pandemi sekaran ini adalah untuk memiliki tujuan-tujuan besar namun dimulai dengan langkah-langkah kecil.

“Banyak bisnis yang sudah besar pun di masa krisis akhirnya tumbang. Harusnya masa ini jadi momentum untuk cari ilmu sebanyak-banyaknya. Persiapkan banyak strategi,” ungkapnya saat webinar, Senin (1/6/2020).

Di masa krisis, menurutnya, peluang yang terbuka untuk konsumen masuk juga tinggi. Pasalnya banyak pengembang akan mengeluarkan strategi mempermudah konsumen untuk membeli. Sementara, di masa properti sedang booming, harga akan tinggi dan orang akan makin sulit beli properti.

“Yang terpenting adalah everytime is a good time, cari celah positif di tengah pandemi ini. Kalau saat pandemi ini fokusnya ke kesulitan yang ada, memang malah jadi terasa makin sulit. Jadi untuk pemua, sebaiknya banyak belajar, tetap fokus, belajar cari banyak strategi,” imbuhnya.

Senada, President Director PT ERA Real Estate Darmadi Darmawangsa mengatakan bahwa di masa sesulit apa pun, pencarian properti akan tetap ada. Namun, caranya akan berubah-ubah seiring dengan kondisi yang terjadi.

Menurutnya, kondisi setiap setelah krisis justru bisa membentuk momentum untuk terus naik. Dalam momentum ini, ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan penting bagi pelaku usaha properti, antara lain dengan lebih responsif.

“Kita harus responsif agar mudah beradaptasi dan mencari solusi untuk mempermudah kita menjalani kondisi saat ini. Pelaku usaha properti harus merespons cepat pada keadaan sekarang, misalnya dengan cepat beralih ke platform-platform digital,” katanya.

Selanjutnya, adalah inisiatif dan memperluas jaringan, mencari relasi dan mengelilingi diri serta bisnis yang dijalankan dengan energi positif dari rekan-rekan yang juga mau berkembang.

Kemudian, tidak lupa untuk terus bereksplorasi, melihat ke sekitar dan mempelajari hal-hal apa saja yang bisa membuat mereka selamat di tengah kondisi krisis. Setelah itu, tidak lupa untuk terus menggandeng konsumen dan memberi semangat kepada para karyawan yang bertugas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top