Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berharap Angkut Penumpang, Pengemudi Ojol Siapkan Skema New Normal

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan pandemi Covid-19 telah memukul semua lini kehidupan dan kegiatan masyarakat Indonesia, termasuk juga pada profesi ojek online.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  16:25 WIB
Warga mengorder ojek online di Jakarta. - Bisnis/Abdurahman
Warga mengorder ojek online di Jakarta. - Bisnis/Abdurahman

Bisnis.com, JAKARTA - Memasuki kenormalan baru di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, asosiasi pengemudi ojek online (ojol) bersiap dengan menerapkan kebersihan dasar guna menjaga agar dapat tetap melayani penumpang, pengiriman barang dan pengantaran makanan.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan pandemi Covid-19 telah memukul semua lini kehidupan dan kegiatan masyarakat Indonesia, termasuk juga pada profesi ojek online.

"Pendapatan pengemudi ojolpun menurun sangat signifikan drastis hingga turun 70-90%, Garda sebagai asosiasi secara cepat dan tanggap semenjak awal terjadinya pandemi terus melakukan langkah-langkah prevensi sebagai antisipasi penularan Covid-19 pada pengemudi maupun penumpang dan pengguna jasa ojol," jelasnya, Rabu (27/5/2020)

Pada awal Maret 2020, pihaknya telah menerbitkan 'protokol kesehatan' standar bagi para pengemudi dan himbauan agar penumpang membawa helm sendiri sebagai salah satu protokol kesehatan yang diterbitkan oleh Garda.

Untuk memasuki fase baru pandemi Covid-19 Garda juga tengah siapkan dan diterapkannya 'basic hygiene' bagi para pengemudi ojol maupun pengguna jasa ojol, sebagai penguatan protokol kesehatan sebagai preventif.

"Basic hygiene yang telah kami terapkan bagi para pengemudi ojol merupakan langkah preventif Garda dalam menyambut fase baru dalam pandemi, The New Normal, apabila ojol sudah diperbolehkan membawa penumpang, maka diharapkan penumpang mendapatkan layanan ojol yang bersih dan higienis optimal," katanya.

Sebagai asosiasi pengemudi ojol, Garda terangnya, berfokus pada langkah pencegahan, protokol kesehatan dan basic hygiene merupakan parameter pencegahan dari Garda, sehingga tingkat keberhasilan dan efektifitas dari parameter ini adalah minimalnya laporan pengemudi ojol yang positif maupun ODP dan PDP Covid-19.

Garda berharap Pemerintah maupun otoritas terkait penanganan Covid-19 dapat melibatkan asosiasi dalam menguatkan protokol kesehatan dan basic hygiene untuk memasuki fase The New Normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Ojek Online New Normal
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top