Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anjlok Hampir 80 Persen, Konsumsi Avtur di Kalimantan Diprediksi Naik Saat New Normal

Region Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Kalimantan Roberth Dumatubun mengatakan konsumsi avtur selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri cenderung turun. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  14:46 WIB
Truk pengangkut avtur bersiap melakukan pengisian bahan bakar pada salah satu pesawat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/3). - Antara/Aditya Pradana Putra
Truk pengangkut avtur bersiap melakukan pengisian bahan bakar pada salah satu pesawat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/3). - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Konsumsi avtur selama Ramadan dan menjelang Idulfitri di Kalimantan cenderung turun atau anjlok hingga 78,77 persen dibandingkan dengan kondisi normal sebesar 459 kiloliter per bulan. 

Region Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Kalimantan Roberth Dumatubun mengatakan konsumsi avtur selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri cenderung turun. Jika konsumsi normal bulanan 459 KL/bulan untuk wilayah Kalimantan, kini sebesar 97,46 KL/bulan atau anjlok sebesar 78,77 persen.

“Penurunan tersebut juga dikarenakan akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan terbatasnya maskapai komersial yang diperbolehkan untuk terbang,” katanya melalui pesan instan, Minggu (24/5/2020).

Robeth menjelaskan Pertamina dalam menjaga ketahanan stok avtur tetap dilakukan pada 9 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) walaupun terdapat kecenderungan penurunan konsumsi avtur.

“Diprediksi peningkatan konsumsi avtur akan meningkat diprediksi pada bulan Juni sejak pemberlakuan new normal akan terlaksana,” jelasnya.

Sementara itu, konsumsi bensin seperti Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax turbo untuk wilayah Kalimantan turun sebesar 26 persen dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 1.885 KL/hari dari 7.114 KL/hari.

Roberth menjelaskan bahwa Pertamina tetap melakukan stok monitoring hingga 11 hari. Khusus untuk premium ketahanan stok hingga 13 hari.

Untuk konsumsi diesel seperti Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex, di wilayah Kalimantan turun 17 persen dari normal bulanan atau sekitar 482 KL/hari dari 2.786 KL/hari. Saat ini stok solar dapat memenuhi kebutuhan hingga 12 hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

avtur pertamina kalimantan Ramadan
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top