Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelanggan PDAM Tirta Musi Banyak yang Tunda Bayar Tagihan

Penundaan pembayaran tagihan menyebabkan penurunan pendapatan PDAM milik Pemkot Palembang itu hingga Rp2,6 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  13:05 WIB
Ilustrasi pengilahan air minum di salah satu PDAM. - Bisnis.com
Ilustrasi pengilahan air minum di salah satu PDAM. - Bisnis.com

Bisnis.com, PALEMBANG — Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Musi Palembang, Sumatra Selatan, kategori rumah tangga dan bisnis/niaga banyak yang menunggak atau menunda pembayaran tagihan rekening pemakaian air dalam 2 bulan terakhir.

"Kondisi pandemi Covid-19 ini menyebabkan banyaknya pelanggan PDAM Tirta Musi menunda pembayaran tagihan rekening pemakaian air," kata Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya, Jumat (15/5/2020).

Penundaan pembayaran itu menyebabkan penurunan pendapatan perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Palembang itu hingga Rp2,6 miliar atau sekitar 4 persen pada April 2020.

Para pelanggan yang belum memenuhi kewajibannya tersebut adalah segmen rumah tangga sekitar 3,5 persen dan sisanya adalah pelanggan bisnis.

Menurut Andi, pihaknya tidak akan memberi toleransi sanksi pemutusan sambungan air kepada pelanggan yang menunggak lebih dari 3 bulan karena bisa memengaruhi operasional perusahaan.

"Kami akan tetap melakukan pemutusan sambungan air bagi pelanggan yang menunggak lebih dari 3 bulan, dengan ketentuan menunggak 3 bulan diberi peringatan keras terlebih dahulu," ujarnya.

Jika pelanggan yang menunggak tidak memperhatikan peringatan untuk melunasi tunggakan tagihan rekening pemakaian air, pada bulan kelima dilakukan tindakan pemutusan sambungan air ke tempat pelanggan.

"Untuk mencegah terganggunya operasional PDAM Tirta Musi dampak banyaknya pelanggan menunggak pelanggan diharapkan membiasakan rutin membayar tagihan setiap bulan," kata Andi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdam Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top