Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benarkah di Bali Marak Penamaan Apartemen meski Belum Ada Izin?

Hingga saat ini, belum ada satu pun daerah di Bali yang memiliki peraturan daerah terkait dengan hunian berupa apartemen.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  17:29 WIB
Ilustrasi: Salah satu kondominium hotel (kondotel) di Bali. - Trivadvisor.co.id
Ilustrasi: Salah satu kondominium hotel (kondotel) di Bali. - Trivadvisor.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah daerah di Bali belum mengizinkan pembangunan proyek hunian vertikal berupa apartemen, berbeda dengan kondominium hotel yang sudah diatur dalam peraturan daerah.

Hingga saat ini, belum ada satu pun daerah di Bali yang memiliki peraturan daerah terkait dengan hunian berupa apartemen. Namun, bila ditelusuri di situs jual beli properti, banyak ditemui penjualan apartemen di Bali. Mengapa?

Manager Research & Consultancy Coldwell Banker Commercial Angra Angreni mengatakan bahwa hal itu bisa jadi penamaan belaka. Padahal, bisa saja izin bangunan tersebut berupa kondotel.

"Mereka namakan apartemen, tapi mungkin saja izinnya sebagai kondotel atau sebagai pengembangan mixed-use. Contoh, salah satu proyek baru di Bali, mereka menyebutkan apartemen bintang 5," katanya pada Bisnis, Selasa (12/5/2020).

Hal lainnya, kata Angra, bangunan yang ditawarkan tersebut juga biasanya sudah termasuk perabotan lengkap seperti yang ditawarkan oleh kondotel dan kepemilikan dengan jangka waktu 25 tahun hingga 50 tahun.

DPD Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia Bali tengah memperjuangkan batas ketinggian hunian vertikal 15 meter dan perizinan apartemen di wilayah itu menyusul perizinan kondotel dan hotel yang sudah ada.

Ketua DPD REI Bali Pande Agus mengatakan bahwa pihaknya tengah memperjuangkan perizinan apartemen yang belum dibuka oleh pemerintah daerah, padahal apartemen bisa menjadi solusi terhadap alternatif hunian di Bali.

Pihaknya mengusulkan agar nantinya pembangunan proyek apartemen bisa diberi sistem zonasi sehingga tidak mengganggu lahan pertanian dan pariwisata. Hal itu dapat dikaji lebih lanjut titik mana saja yang bisa dibangun apartemen di Bali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali apartemen
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top