Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkeu Potong Anggaran Rp190 Triliun, Perjalanan Dinas Dipangkas Rp33,7 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan langkah realokasi dan refocussing anggaran ini menjadi salah satu prioritas Presiden Jokowi. Dari total tersebut, penghematan dari kementerian dan lembaga (K/L) mencapai Rp95,7 triliun dan TKDD sebesar Rp94,2 triliun.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 30 April 2020  |  12:01 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama dengan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama dengan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Penghematan dari langkah realokasi dan refocussing anggaran belanja negara untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp190 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan langkah realokasi dan refocussing anggaran ini menjadi salah satu prioritas Presiden Jokowi. Dari total tersebut, penghematan dari kementerian dan lembaga (K/L) mencapai Rp95,7 triliun dan TKDD sebesar Rp94,2 triliun.

"Selain itu ada realokasi cadangan sebesar Rp54,6 triliun," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI, Kamis (30/4/20202).

Dari sisi K/L, penghematan sebesar Rp95,7 triliun berasal dari pemotongan belanja barang senilai Rp52 triliun yang diambil dari pemangkasan perjalanan dinas Rp33,7 triliun dan belanja barang Rp18,2 triliun serta pemotongan belanja modal Rp42,6 triliun.

Sri Mulyani mengungkapkan pemangkasan belanja modal dilakukan dengan hati-hati agar beberapa proyek, terutama di Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan, tidak mangkrak.

"Ini hanya slowing down, perlambatan eksekusi dengan skema multiyears sehingga proyeknya tahun depan tidak mangkrak," ungkap Sri Mulyani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran sri mulyani Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top