Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABAR PASAR: Penanganan Jangan Kendur, Akankah Kepatuhan Meningkat?

Sejumlah berita menjadi topik utama harian Bisnis Indonesia hari ini, Selasa (28/4/2020), di antaranya mengenai keyakinan pemerintah bahwa pandemi Covid-19 akan mereda.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 April 2020  |  06:57 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona - istimewa
Ilustrasi vaksin virus corona - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi topik utama harian Bisnis Indonesia hari ini, Selasa (28/4/2020), di antaranya mengenai keyakinan pemerintah bahwa pandemi Covid-19 akan mereda.

Berikut ringkasan sejumlah topik utamanya:

 

Penanganan Jangan Kendur. Keyakinan pemerintah bahwa pandemi Covid-19 akan mereda pada Juni membawa optimisme bagi dunia usaha. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan penguatan penanganan di lapangan agar target tercapai, sehingga ekonomi segera membaik.

Dalam 3 hari terakhir, tren penambahan kasus baru terus menurun. Penurunan kasus baru mulai terlihat sejak Sabtu (25/4).

Akankah Kepatuhan Meningkat? Guyuran insentif bagi wajib pajak badan yang diberikan pemerintah diyakini menjadi ‘jamu mujarab’ dunia usaha di tengah pandemi Covid-19. Jelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan wajib pajak badan, pemerintah kembali mengeluarkan insentif. Akankah keringanan ini mendorong peningkatan kepatuhan?

Ketersediaan Lapangan Kerja Perlu Dijamin. Kalangan pelaku usaha kembali mengkritik efektivitas program Kartu Prakerja. Selain tidak ada jaminan ketersediaan lapangan kerja atau usaha, data yang lemah juga menjadikan program ini tidak tepat sasaran.

Pangan Global Kian Rentan. Keamanan pangan global kian rentan setelah produsen daging di Amerika Serikat, Brasil, dan Kanada menutup pabrik demi menekan laju penyebaran virus corona. Pada saat yang sama, Rusia membatasi ekspor gandum hingga Juni.

Ekonomi Vietnam Sulit Pulih Seketika. Ekonomi Vietnam diperkirakan tidak akan pulih seketika meskipun karantina wilayah telah diakhiri. Gangguan ekspor ke sejumlah negara yang masih bergulat dengan wabah virus corona akan menjadi faktor pemberat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar pasar
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top