Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Layanan KA Bandara Adi Soemarmo Disetop Sementara

Sejak keluarnya status kejadian luar biasa (KLB) akibat corona di Kota Solo, jumlah penumpang pesawat terbang melalui Bandara Adi Soemarmo terus mengalami penurunan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 April 2020  |  20:41 WIB
Bongkar muat bagasi di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah. - Bisnis/Abdullah Azzam
Bongkar muat bagasi di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyebut operasional kereta api bandara antara Stasiun KA Solobalapan dengan Bandara Adi Soemarmo ditutup sementara karena sepi penumpang.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan penutupan tersebut diikuti dengan pembatalan sejumlah KA. Artinya tinggal menyisakan delapan KA yang beroperasi di Daop 6, yaitu Batara Kresna, Prameks, Joglosemarkerto, Kahuripan, Sritanjung, Ranggajati, Sancaka, dan Wijaya Kusuma.

"Jumlah penumpang yang sangat sedikit serta dilandasi niat baik untuk sukses mendukung pemerintah dalam mencegah rantai penularan virus corona, maka 10-23 April 2020, kami menambah lagi jumlah KA yang dibatalkan," katanya, Kamis (9/4/2020).

Sementara itu, Perwakilan Humas Bandara Adi Soemarmo Surakarta Danar Dewi menuturkan sejauh ini pihak otoritas bandara juga belum bisa memastikan kapan stasiun bandara tersebut akan kembali dibuka.

"Kami menunggu informasi selanjutnya, yaitu sampai penanganan wabah Covid-19 ini selesai. Apalagi saat ini wabah belum menunjukkan tanda-tanda selesai," katanya.

Sebelumnya, menurut dia, sejak keluarnya status kejadian luar biasa (KLB) akibat corona di Kota Solo, jumlah penumpang pesawat terbang melalui Bandara Adi Soemarmo terus mengalami penurunan.

Pihaknya menyebut persentase penurunannya sampai 80 persen dibandingkan kondisi normal. Awalnya, turun 60 persen kemudian kembali turun hingga 80 persen.

Dia mengatakan jika biasanya jumlah penumpang dalam satu harinya mencapai sekitar 2.000 orang, untuk saat ini hanya di kisaran 800 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai

Sumber : Antara

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top