Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hore! Retribusi Pedagang Pasar Tradisional Akan Dibebaskan

Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan tengah menyusun usulan pemberian stimulus untuk pedagang pasar tradisional melalui pembebasan biaya sewa atau retribusi lahan.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 08 April 2020  |  17:58 WIB
Ilustrasi kegiatan di pasar tradisional - Antara
Ilustrasi kegiatan di pasar tradisional - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan mengusulkan adanya stimulus kepada para pedagang pasar tradisional atau pasar rakyat selama wabah corona.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto mengatakan saat ini Kemendag tengah mengusulkan dilaksanakannya program tersebut untuk membantu para pedagang pasar tradisional dalam proses realokasi anggaran seluruh kementerian.

Adapun, stimulus tersebut berupa pembebasan sewa dan atau retribusi  pasar bagi para pedagang.

“Kami sadar, para pedagang tradisional ini garda terdepan dalam pengamanan pasokan pangan saat wabah Covid-19. Untuk itu, perlu adanya stimulus bagi mereka agar pendapatan mereka tetap terjaga selama wabah corona,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX, Rabu (8/4/2020).

Dia mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah pasar rakyata atau pasar tradisional di Indonesia saat ini mencapai 10.000 pasar.

Menurutnya, dengan asumsi total perolehan retribusi/sewa pasar per bulan yang mencapai Rp100 juta per bulan, maka dalam sebulan pemerintah harus menggelontorkan dana untuk stimulus tersebut sebesar Rp1 triliun.

“Apabila wabah covid-19 berakhir 6 bulan, maka hanya diperlukan dana Rp6 triliun. Kami berharap selama masa covid - 19 sewa/retribusi pedagang akan ditanggung pemerintah dengan usulan dana stimulus tersebut,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

retribusi Pasar Tradisional pasar rakyat
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top