Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penanganan COVID-19, Kemenkeu Ubah Alokasi DAU per Daerah

Kementerian Keuangan bakal menyusun formula baru terkait Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransfer ke pemerintah daerah (Pemda).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 08 April 2020  |  11:54 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). Menkeu mengatakan pemerintah akan mewaspadai ancaman pelemahan ekonomi gara-gara wabah corona di China demi mengejar target asumsi dasar ekonomi makro di APBN 2020. FOTO ANTARA - Puspa Perwitasar
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). Menkeu mengatakan pemerintah akan mewaspadai ancaman pelemahan ekonomi gara-gara wabah corona di China demi mengejar target asumsi dasar ekonomi makro di APBN 2020. FOTO ANTARA - Puspa Perwitasar

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan bakal menyusun formula baru terkait Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransfer ke pemerintah daerah (Pemda).

Untuk diketahui, DAU dalam APBN 2020 dipangkas dari Rp427,09 triliun menjadi Rp384,38 triliun melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 54/2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 1/2020, alokasi DAU per daerah akan disesuaikan berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan ke depan.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan akan ada sedikit modifikasi dari formula DAU yang terdiri dari alokasi dasar dan celah fiskal. Meski demikian, masih belum jelas seperti apa rumusan seperti apa yang dimaksud.

"DAU ini akan kita lihat dan bagi berdasarkan suatu proporsi tertentu dan kriteria yang lebih memperhatikan situasi sekarang," ujar Astera, Rabu (8/4/2020).

Di tengah situasi wabah COVID-19 ini, Astera mengatakan banyak daerah yang menyampaikan usulan agar jumlah DAU disesuaikan dengan banyaknya warga pada pemerintah daerah terkait.

Di satu sisi, dia juga menekankan bahwa pemerintah daerah masih memiliki banyak ruang untuk merealokasi belanja pada APBD untuk difokuskan pada penanganan COVID-19.

Menurutnya, banyak belanja seperti belanja perjalanan dinas, honor, hingga belanja modal yang dapat dipangkas dan direalokasi untuk COVID-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn kemenkeu covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top