Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenko Marves Siapkan Buku Panduan Mudik saat Pandemi

Nantinya, buku tersebut bisa menjadi petunjuk pelaksanaan mudik bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan terkait.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 06 April 2020  |  12:53 WIB
Jangan Mudik MediaLawanCovid19 AmanDiRumah
Jangan Mudik MediaLawanCovid19 AmanDiRumah

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah sedang menyusun Buku Panduan terkait dengan prosedur operasi standar terkait dengan pelaksanaan angkutan mudik pada Idulfitri 2020.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Ridwan Djamaluddin mengatakan buku tersebut disusun bersama dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kepolisian Negara RI, dan lembaga lainnya. Nantinya, bisa menjadi petunjuk pelaksanaan mudik bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan terkait.

"Audiensi publik akan diadakan sebelum Buku Panduan diluncurkan," kata Ridwan dalam siaran pers yang dikutip, Senin (6/3/2020).

Dia menuturkan langkah-langkah dan peraturan yang berlaku dalam Buku Panduan tersebut akan berlaku selama 2 bulan, atau sampai akhir wabah. Kendati demikian, masa berlaku aka ditinjau secara periodik menyesuaikan dengan kondisi pandemi corona di Tanah Air.

Pihaknya juga mengimbau semua orang untuk tidak melakukan mudik tahunan ke kota kelahirannya (mudik). Di sisi lain, aparatur sipil negara, serta karyawan perusahaan milik negara dan keluarga mereka dilarang kembali ke kampung halaman.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah tengah melakukan berbagai kebijakan ketat masyarakat yang tetap melaksanakan mudik, salah satunya dengan jaga jarak fisik. Setiap pemudik pun harus melakukan isolasi diri selama 14 hari.

Implementasi jaga jarak fisik tersebut di antaranya dilakukan dengan mengurangi kapasitas penumpang, baik penggunaan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Adapun, untuk kebijakan kendaraan pribadi, sepeda motor tidak dapat membawa penumpang, sedangkan mobil pribadi harus mengangkut maksimal setengah dari kapasitas penumpangnya.

"Seluruh tindakan dan penegakan aturannya akan diberlakukan secara ketat oleh Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub lebaran 2020
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top