Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Artha Graha Bangun Rumah Sakit Lapangan di Jakarta Utara

Yayasan Artha Graha Peduli mendirikan rumah sakit lapangan (Rumkitlap) yang digunakan sebagai sarana untuk tes cepat atau rapid test Covid-19.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  19:21 WIB
Yayasan Artha Graha Peduli bekerja sama dengan beberapa pihak lainnya mendirikan rumah sakit lapangan (Rumkitlap) di Kawasan Pasir Putih Ancol yang digunakan sebagai sarana rapid test Covid-19 - Bisnis/Istimewa.
Yayasan Artha Graha Peduli bekerja sama dengan beberapa pihak lainnya mendirikan rumah sakit lapangan (Rumkitlap) di Kawasan Pasir Putih Ancol yang digunakan sebagai sarana rapid test Covid-19 - Bisnis/Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA – Yayasan Artha Graha Peduli mendirikan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) di kawasan Pasir putih Ancol, Jakarta Utara yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.

Juru bicara Artha Graha Peduli, Hanna Lilies Puspawati menyampaikan bahwa saat ini Rumkitlap masih diprioritaskan bagi para pekerja Artha Graha Group, Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), dan mitra Artha Graha, serta masyarakat umum yang tinggal sekitar radius 500 meter dari rumkitlap.

“AGP Bersama-sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi, Sinarmas, Indofood, dan Central Omega Resources berharap dengan mendirikan Rumkitlap ini dapat mengajak dan menggugah hati dari para stakeholder dan pengusaha lain agar dapat memberikan kontribusi dan keprihatinan terhadap negara kita yang sedang menghadapi bencana wabah Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah lain," ujar Hanna dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2020).

Jika ada warga di luar radius 500 meter, yang ingin melakukan tes tersebut, dia menyatakan bisa mendaftarkan diri secara daring ke Sekretariat Rumkitlap AGP dengan persyaratan kesehatan sesuai yang ditentukan.

Walhasil, warga tidak bisa langsung ke Rumkitlap untuk minta diperiksa atau ditest untuk memastikan terinfeksi Covid-19 atau tidak. Dia menegaskan bahwa ada prosedur pendaftaran yang membuat calon pasien harus menunggu waktu pemanggilan.

“Ada tiga kriteria untuk bisa dites yaitu pertama disarankan adalah orang yang menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, radang tenggorokan, sesak kurang lebih 14 hari terakhir. Syarat kedua, mereka juga mengidap komorbid [penyakit penyerta] seperti Diabetes, Darah Tinggi, Asma, Gagal Ginjal, Jantung atau Stroke," jelas Hanna.

Kemudian, syarat yang ketiga adalah orang yang mungkin secara fisik sehat tapi pernah berkontak atau di sekitarnya terdapat suspect positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

artha graha Virus Corona covid-19 rapid test
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top