Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Corona Pergi, Pebisnis Plastik Optimistis Permintaan Bakal Naik

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Olefin, Aromatik, dan Plastik (Inaplas) Fajar Budiyono memproyeksi dalam jangka pendek permintaan produk akan meningkat setelah terpaan virus corona berlalu.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  19:49 WIB
Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim Rachmat Witoelar melihat Rumah Hijau yang dibuat dari botol plastik bekas saat peringatan Hari Bumi Internasional 2017 di halaman SMK Wikrama, jalan raya Wangun, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4). - Antara/Arif Firmansyah
Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim Rachmat Witoelar melihat Rumah Hijau yang dibuat dari botol plastik bekas saat peringatan Hari Bumi Internasional 2017 di halaman SMK Wikrama, jalan raya Wangun, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4). - Antara/Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA — Pelaku industri plastik mengaku stok produk di gudang masih banyak tersedia dan menunggu permintaan dari pasar.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Olefin, Aromatik, dan Plastik (Inaplas) Fajar Budiyono memproyeksi dalam jangka pendek permintaan produk akan meningkat setelah terpaan virus corona berlalu.

"Di negara lain seperti China kan usai wabah juga produksi meningkat memenuhi permintaan. Ini yang kami rasakan jadi sekarang ada pabrik yang memang berhenti dahulu produksi karena barang menumpuk dan karyawan mudik dan diberhentikan kontrak," katanya kepada Bisnis, Selasa (31/3/2020).

Kendati demikian, setiap pabrikan telah melakukan antisipasi. Pasalnya, apabila dampak virus corona rampu sebelum Lebaran, maka karyawan sudah mulai kembali melakukan pekerjaannya.

Menurut Fajar, tanpa wabah pun, setiap jelang Lebaran permintaan biasanya memang meningkat dua kali lipat. "Makanya ini kita jaga dan pantau terus iya kalau selesai wabah sesudah Lebaran kalau sebelum kan kami harus bersiap masuk ke pasar lagi," ujarnya.

Sisi lain, Fajar juga berharap berbagai stimulus yang dikucurkan pemerintah khususnya dalam mendorong daya beli masyarakat akan benar-benar memberi dampak pada industri nantinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plastik
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top