Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lippo Karawaci (LPKR) Antisipasi Dampak Corona ke Perusahaan

Sejumlah inisiatif telah dilakukan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) sejak awal tahun ini untuk memperkuat fleksibilitas keuangan perusahaan di tengah Covid-19.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  09:04 WIB
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady memberikan penjelasan saat halalbihalal dengan media, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady memberikan penjelasan saat halalbihalal dengan media, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang properti PT Lippo Karawaci Tbk., menyatakan telah mengambil langkah inisiatif dalam menghadapi ketidakpastian pasar di tengah pandemi virus Corona jenis baru atau Covid-19.

CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan bahwa sejumlah inisiatif telah dilakukan sejak awal tahun ini untuk memperkuat fleksibilitas keuangan perusahaan di tengah Covid-19.

"Hal ini nantinya akan membantu kami menavigasikan diri secara efektif untuk suatu situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata John dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2020).

John menyatakan bahwa pihaknya telah mengeksekusi sejumlah inisiatif penghematan biaya sehingga akan menurunkan biaya operasional pada tahun fiskal 2020 ini. Selain itu, upaya serupa juga ditempuh dalam hal pengurangan belanja modal dan modal kerja.

Perusahaan dengan kode emiten LPKR ini juga akan secara aktif berupaya untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas keuangan. Pada saat ini, kata John, perusahaan tidak perlu untuk meningkatkan modal dan terus bergerak maju untuk divestasi Lippo Mal Puri.

Sejalan dengan itu, pihaknya juga telah melakukan pengurangan jam operasional di berbagai mal-mal dan hotel-hotel jaringan LPKR sebagai pencegahan Covid-19. Aksi ini dinilai akan menghasilkan strategi penghematan biaya untuk tiga bulan ke depan.

John juga menyatakan bahwa anak perusahaan LPKR, Lippo Cikarang, telah berhasil meluncurkan proyek perumahan tapak terbaru Waterfront Estates untuk klaster kedua. Klaster pertama menurutnya telah ludes terjual.

Dia menyebut secara total pihaknya sejauh ini telah menjual lebih dari 304 rumah dengan total Rp262,6 miliar. Adapun, harga masing-masing rumah dipatok antara Rp499 juta hingga Rp1,5 miliar. Total tanah dari pengembangan proyek ini seluas 25.803 meter persegi.

"Hasil penjualan ini di atas target awal kami yaitu 250 rumah dan semakin membuktikan pulihnya bisnis inti perusahaan serta menvalidasi strategi bisnis perumahan tapak yang terjangkau," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti lippo karawaci emiten properti Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top