Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hanya Layani Kargo, Penerbangan Bandara Sentani Turun 75 Persen

Pada hari ini, tercatat hanya terdapat 40 kali penerbangan dari sebelumnya 175 kali penerbangan per hari dari dan ke Bandara Sentani.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  16:57 WIB
Bandara Sentani. - ANTARA/Evarukdijati
Bandara Sentani. - ANTARA/Evarukdijati

Bisnis.com, JAKARTA - Pengelola Bandara Sentani Papua mengaku kegiatan operasional mengalami penurunan hingga 75 persen pasca-penutupan angkutan penumpang dan saat ini hanya melayani kargo. 

Plt. Kepala Bandara Sentani Anthonius Praptono mengatakan dengan ditutupnya kegiatan penerbangan penumpang, maka bandara hanya melayani penerbangan kargo. Pada hari ini, tercatat hanya terdapat 40 kali penerbangan dari sebelumnya 175 kali penerbangan per hari dari dan ke Bandara Sentani.

"Memang terjadi penurunan yang signifikan karena tidak ada aktivitas penerbangan untuk penumpang mulai hari ini," kata Anthonius, Kamis (26/3/2020).

Dia menambahkan dari 175 penerbangan tersebut terbanyak atau 40 kali penerbangan tujuan Wamena. Saat ini, hanya pesawat kargo yang diperbolehkan terbang karena seluruh penerbangan untuk penumpang dihentikan hingga 9 April 2020.

Bandara Sentani yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) diketahui sedang melakukan peningkatan standar keamanan dan keselamatan penerbangan.

Pengelolaan dan pengembangan bandara berkode DJJ ini sudah dilakukan sejak 1 Januari 2020. Pada tahun ini, dana sebesar Rp500 miliar sudah dialokasikan.

Adapun, perseroan menyebutkan fokus pembenahan akan dilakukan baik untuk sisi udara (airside) maupun sisi darat (landside) agar memenuhi standar layaknya bandara yang dikelola AP I. Hal tersebut bertujuan meningkatkan aspek pelayanan kepada pengguna jasa baik penumpang atau maskapai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top