Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR: Menjaga Dinamuka Usaha, Industri Elektronika Bersiap Pangkas Target

Sejumlah berita menjadi topik utama harian Bisnis Indonesia hari ini, Senin (23/3/2020), di antaranya mengenai tuntutan menjaga dinamika usaha guna menahan perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus corona (COVID-19).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  06:58 WIB
Pekerja mengangkat buah sawit yang dipanen di Kisaran, Sumatera Utara, Indonesia. - Dimas Ardian / Bloomberg
Pekerja mengangkat buah sawit yang dipanen di Kisaran, Sumatera Utara, Indonesia. - Dimas Ardian / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi topik utama harian Bisnis Indonesia hari ini, Senin (23/3/2020), di antaranya mengenai tuntutan menjaga dinamika usaha guna menahan perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus corona (COVID-19).

Berikut ini ringkasan sejumlah topik utamanya:

Menjaga Dinamika Usaha. Bisnis, JAKARTA — Para pebisnis dituntut untuk menjaga keseimbangan produktivitas di tengah kebijakan bekerja dari rumah atau work from home guna menahan perlambatan ekonomi yang semakin dalam.

Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dinilai sebagai salah satu cara untuk menekan penyabaran virus corona (COVID-19).

Industri Elektronika Bersiap Pangkas Target. Pelaku industri elektronika nasional berancang-ancang merevisi target pertumbuhan dan menahan produksi karena masih dibayangi oleh pelemahan daya beli konsumen akibat dampak sistemik merebaknya wabah COVID-19.

Utamakan Desa, Perhatikan Kota. Pemerintah telah mengucurkan berbagai stimulus untuk menjaga ekonomi di tengah serangan wabah virus corona. Selain menggerakkan sektor riil dan menjaga stabilitas ekonomi makro, stimulus yang diberikan juga diyakini akan menggerakkan konsumsi masyarakat. Apakah langkah itu efektif?

Ekonomi China Mulai Pulih. People’s Bank of China (PBOC) menyatakan ekonomi negeri itu akan segera kembali ke tingkat potensi pertumbuhannya dan akan tumbuh signifi kan dalam tiga bulan mendatang.

“Indikator ekonomi kemungkinan akan menunjukkan peningkatan signifi kan pada kuartal II dan ekonomi China akan kembali ke tingkat output potensial dengan agak cepat,” kata Wakil Gubernur PBOC Chen Yulu, dilansir Bloomberg, Minggu (22/3)

Melenggangkan Sawit ke Eropa. Ratifikasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan negara-negara anggota European Free Trade Association (EFTA) dalam kerangka Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) diharapkan bisa rampung tahun in

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar global kabar pasar
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top