Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Rekomendasi Ekonom INDEF Tangani Virus Corona

Indef merekomendasikan tiga langkah untuk mencegah penyebaran virus corona di perkotaan dan pedesaan.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  20:35 WIB
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai pemerintah harus mengalokasikan program jaring pengaman (safety nett) bagi warga di perkotaan dan perdesaan untuk meminimalisasi dampak virus corona (Covid-19).

Untuk penduduk perkotaan, dia mengatakan pemerintah seharusnya menerapkan tiga langkah. Pertama, fokus pada dana kesehatan untuk menambah jumlah rumah sakit rujukan, alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan, dan obat-obatan.

"Kedua, safety nett untuk penduduk miskin ditambah, sebagai contoh bansos dan program keluarga harapan. Ketiga, pemerintah harus beri kepastian basic income bagi pekerja sektor informal perkotaan, misalnya pemberian tunjangan cash setara 30-50 persen UMP," katanya ketika dihubungi, Minggu (22/3/2020).

Sementara itu, Bhima mengatakan ada dua hal yang difokuskan pemerintah di wilayah pedesaan. Pertama, penggunaan dana desa dari infrastruktur untuk bantuan permodalan bagi pengusaha desa dan tambahan bantuan untuk masyarakat miskin.

Kedua, pemerintah pusat menyiapkan pembentukan unit darurat di level puskesmas terkait tanggap virus Corona terjadi outbreak di desa.

Menurutnya, Kementerian Keuangan dapat mengubah nomenklatur dana desa yang biasanya difungsikan untuk pembangunan infrastruktur menjadi dana tanggap bencana.

"[Dana desa] diubah mekanisme nya, tidak berlaku secara ketat. Mumpung masih Maret. Kemenkeu, Kemendagri dan Kemendes yang harus duduk bersama dalam waktu dekat," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indef Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top