Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLTP Patuha Akan Tambah Kapasitas Listrik 55 MW

Geo Dipa Energi telah merencanakan pengembangan PLTP Patuha Unit 2 dengan kapasitas 55 MW, direncanakan Commercial Operation Date (COD) pada 2023
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 12 Maret 2020  |  12:11 WIB
Ilustrasi. - JIBI/Rachman
Ilustrasi. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Patuha yang berada di wilayah Ciwidey, Jawa Barat diproyeksikan kembali menghasilkan tambahan listrik sebesar 55 Megawatt (MW) pada 2023.

Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari mengatakan proyek lanjutan tahap I ini merupakan bagian dari pengembangan PT Geo Dipa Energi Area yang menelan biaya investasi sebesar US$197 juta.

"Geo Dipa Energi telah merencanakan pengembangan PLTP Patuha Unit 2 dengan kapasitas 55 MW, direncanakan Commercial Operation Date (COD) pada 2023," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (12/3/2020).  

Patuha sendiri menyimpan potensi panas bumi yang luar biasa yang dapat dikonversikan menjadi pembangkit listrik sebesar 400 MW. Terlebih, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha sejauh ini telah melistriki lebih dari 60 ribu rumah.

"Patuha adalah surganya energi panas bumi. Pembangkit ini tergolong ramah lingkungan. Pemanfaatannya akan mampu menurunkan emisi gas rumah kaca (green house gasses) sebesar 377 ribu ton CO2 per tahun," kata Ida.

Sebagai komitmennya terhadap kepedulian lingkungan, PLTP Patuha sudah memiliki fasilitas Tempat Penampungan Sampah (TPS) 3R (Reuse, Reduce, Recycle) tersendiri. Nantinya, sampah akan diolah dengan metode yang sederhana namun tepat dan murah agar kemudian sampah-sampah tersebut dapat dimanfaatkan kembali.

"Pembangunan fasilitas TPS 3R ini merupakan bukti komitmen PT Geo Dipa Energi Area Patuha terhadap pelestarian lingkungan hidup," ucapnya. 

Selain berdampak pada penyediaan listrik, keberadaan PLTP Patuha memberi manfaat lebih kepada masyarakat setempat. Sektor pendidikan, sosial, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi turut terdongkrak melalui kucuran dana Rp3,1 miliar dari program Community Development perusahaan.

Bahkan PLTP Patuha mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penyetoran Bonus Produksi secara langsung ke Kas Umum Daerah. Total periode penyetoran 2014 - 2019, PT Geo Dipa Energi Area Patuha telah membayarkan kewajiban bonus produksi sebesar Rp11,5 miliar kepada Pemda Kabupaten Bandung.

"Bonus produksi bertujuan agar masyarakat di daerah penghasil dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan PLTP di wilayah mereka," tutur Ida.

Sebagai informasi, kapasitas terpasang PLTP Patuha saat ini sebesar 55 MW yang dikembangkan dengan nilai investasi sebesar Rp1,2 Triliun dan telah mencapai COD sejak tanggal 22 September 2014. Produksi listriknya mampu meningkatkan kehandalan sistem transmisi Jawa - Bali dengan tambahan suplai listrik sebesar 441 GWh/tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangkit listrik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top