Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Molor Lagi, Kapan Seksi II Tol Desari Akan Beroperasi?

Rencana pengoperasian seksi II tol Depok-Antasari yaitu ruas Brigif-Sawangan kembali molor dari target awal yang ditetapkan yaitu Juli 2019.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  11:41 WIB
Antrean kendaraan di gerbang tol Cilandak Utama sebelum memasuki tol Depok-Antasari seksi I di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Antrean kendaraan di gerbang tol Cilandak Utama sebelum memasuki tol Depok-Antasari seksi I di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Citra Waspphutowa selaku anak usaha dari PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. menargetkan konstruksi seksi II ruas Brigif - Sawangan yang menjadi bagian dari jalan tol Depok-Antasari akan beroperasi pada April mendatang.

Rencana pengoperasian seksi II tol Depok - Antasari sepanjang 6,30 kilometer kembali mundur dari target yang sebelumnya ditetapkan. Awalnya, ruas tersebut ditargetkan beroperasi pada Juli 2019. 

Namun, karena mengalami berbagai hambatan akhirnya target pengoperasian mundur menjadi Februari. Target itu pun dipastikan bakal mundur lagi, karena ternyata progresnya belum mencapai 100 persen. 

Ketika dikonfirmasi Bisnis, Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) Djoko Sapto M. Mulyo menyatakan bahwa progres konstruksi seksi II tol Depok - Antasari (Desari) telah mencapai 94,77 persen.

“Kami perkirakan konstruksinya akan selesai 100 persen pada pertengahan Maret,” ujar Djoko kepada Bisnis, Rabu (19/2/2020). 

Setelah proses konstruksi diselesaikan, imbuhnya, seksi II tol Desari akan memasuki tahap berikutnya yaitu uji laik fungsi dan uji laik operasi. 

“Masih ada berbagai tahapan yang harus dilakukan sehingga diperkirakan pada awal April [seksi II] baru dapat dioperasikan,” ucapnya.

Djoko menjelaskan mundurnya target pengoperasian seksi II Brigif - Sawangan lebih disebabkan karena adanya masalah pembebasan lahan.

Namun, sebelumnya pengerjaan proyek ruas tol tersebut juga sempat mengalami kecelakaan konstruksi pada Oktober tahun lalu. Hal itu juga ditengarai sebagai salah satu penyebab molornya target pengoperasian.

Sementara itu, untuk rencana pembangunan seksi selanjutnya yaitu seksi III Sawangan - Bojong Gede, Djoko mengungkapkan tahapan yang sedang dilakukan saat ini ialah menunggu pembebasan lahan. 

Begitu lahannya sudah tersedia, dia memastikan bahwa proses konstruksinya akan langsung dilaksanakan. 

Jalan tol Depok-Antasari memiliki total keseluruhan panjang 21,60 kilometer yang terbagi ke dalam 3 seksi yaitu seksi I Antasari – Brigif sepanjang 5,80 kilometer yang telah beroperasi pada September 2018. 

Kemudian, seksi II Brigif – Sawangan sepanjang 6,30 kilometer yang masih dalam proses konstruksi, dan seksi III Sawangan-Bojong Gede sepanjang 9,50 kilometer yang masih dalam tahap pembebasan lahan.

Pengusahaan jalan tol Depok-Antasari dilaksanakan oleh PT Citra Waspphutowa yang merupakan anak usaha PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dengan saham mayoritas dimiliki CMNP sebesar 62,50 persen, PT Waskita Toll Road 25 persen, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. sebesar 12,50 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jalan tol tol depok-antasari
Editor : Fitri Sartina Dewi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top