Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Bakal Larang Penempatan TKI ke China, Ada Apa?

Guna mengantisipasi terpaparnya wabah virus corona, pemerintah akan mengeluarkan instruksi kepada perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) untuk menghentikan penempatan pekerja migran ke China.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  21:14 WIB
Pekerja Migran Indonesia (PMI) menunggu pendataan oleh petugas BP3TKI saat tiba di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (27/5/2018). - ANTARA/Reza Novriandi
Pekerja Migran Indonesia (PMI) menunggu pendataan oleh petugas BP3TKI saat tiba di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (27/5/2018). - ANTARA/Reza Novriandi

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk melarang penempatan pekerja migran ke China.

Langkah ini menyusul kebijakan pemerintah yang melarang warga negara Indonesia (WNI) untuk melakukan kunjungan ke daratan China, seiring mewabahnya virus corona di Negeri Panda itu.

"Kemenaker akan segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia yang terdaftar untuk melarang melakukan penempatan ke wilayah daratan China," ujar Kepala Seksi Perlindungan TKI Masa Penempatan Kementerian Ketenagakerjaan Maptuha dalam Temu Media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jumat (7/2/2020).

Dia mengatakan surat edaran tersebut juga akan berisi imbauan kepada perwakilan maupun P3MI agar melakukan pengetatan terhadap penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dan Taiwan selama krisis virus corona berlangsung.

"Dari segi jumlah, kami tidak ketatkan. Tapi dari segi persyaratan semua harus terpenuhi, dalam kasus ini medical check up, dia harus dipastikan fit. Kami juga akan  mengedukasi risiko-risiko apa yang akan didapat ketika PMI berangkat ke negara dalam kondisi krisis," katanya.

Sementara itu, lanjutnya, terkait dengan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang tengah liburan Tahun Baru Imlek di negaranya akan diizinkan kembali ke Indonesia. Namun TKA tersebut harus memegang kartu ijin tinggal terbatas (Kitas).

Namun dia menegaskan, TKA yang kembali dari China harus melalui proses screening saat tiba di bandara Indonesia.

Sedangkan bagi TKA yang saat ini berada di Indonesia dan masa izin kerjanya hampir habis, pemerintah akan memberi perpanjangan waktu selama 30 hari.

"Kalau mau kembali ke negaranya akan dipulangkan," kata Maptuha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china virus corona pekerja migran Pekerja Migran Indonesia
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top