IPEX 2020 Bidik Transaksi Sebesar Rp3 Triliun

Ajang Indonesia Properti Expo yang bakal berlangsung 15-23 Februari mendatang di Jakarta menargetkan transaksi sebesar Rp3 triliun. 
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  18:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Transaksi penjualan properti pada ajang Indonesia Properti Expo yang bakal berlangsung 15-23 Februari mendatang di Jakarta ditargetkan mencapai Rp3 triliun. 

Vice President PT Adhouse Clarion Event Gad Permata mengatakan angka tersebut merupakan target realistis yang disesuaikan dengan kondisi pasar properti saat ini.

"Target memang bukan tidak optimistis, tetapi kami mencoba realistis dengan keadaan [saat ini]. Pasar belum bisa kita prediksi untuk awal tahun ini akan seperti apa," ujar Gad dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Meskipun demikian, dia mengungkapkan bahwa selama ini realisasi transaksi biasanya bisa melampaui proyeksi awal. Tren tersebut juga diharapkan bisa terjadi pada pelaksanaan pameran kali ini. Pasalnya, pasar properti pada akhir 2019 mulai menunjukan perbaikan.

Mengutip data Bank Indonesia, Gad menyatakan ada peningkatan penjualan properti residensial pada kuartal III/2019 yang disebabkan naiknya penjualan untuk rumah tipe kecil dan tipe besar. 

Secara tahunan, kenaikan tersebut dinilai cukup besar dengan pertumbuhan properti residensial sebesar 13,95 persen di kuartal III/2019. 

Diky Irawan selaku Sales Officer Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division Bank BTN mengaku bahwa tren awal tahun cenderung masih akan melambat dan akan mulai menggeliat di pertengahan tahun. Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan angka transaksi secara realistis.

"Kami mencoba realistis. Kemudian, walaupun belum jadi isu, terkait kuota subsidi memang tahun ini sedikit berkurang. Jadi kami targetkan Rp3 triliun itu berdasarkan perhitungan," ucapnya. 

Sementara itu, Hingga September 2019, Bank BTN tercatat masih mendominasi pasar kredit pemilikan rumah (KPR) dengan pangsa sebesar 40,31 persen dan KPR subsidi dengan pangsa 91,55 persen.

Melalui ajang IPEX, imbuhnya, Bank BTN berharap masyarakat Indonesia akan mudah memperoleh hunian mengingat backlog perumahan masih cukup besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pameran properti, pengembang properti

Editor : Fitri Sartina Dewi
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top