Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tangkal Virus Corona, Menhub Minta 2 Pintu Masuk Ini Waspada

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan upaya yang perlu dilakukan, yaitu melakukan pemantauan dan pemeriksaan penumpang dan kru yang lebih intensif, khususnya dari tujuan asal China.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  11:21 WIB
Warga memakai masker berjalan melalui lorong bawah tanah ke kereta bawah tanah di Beijing, China, 21 Januari 2020 di tengah merebaknya coronavirus. -  REUTERS / Jason Lee
Warga memakai masker berjalan melalui lorong bawah tanah ke kereta bawah tanah di Beijing, China, 21 Januari 2020 di tengah merebaknya coronavirus. - REUTERS / Jason Lee

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan meminta seluruh pemangku kepentingan transportasi udara dan laut untuk mengetatkan upaya pencegahan virus corona di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan upaya yang perlu dilakukan, yaitu melakukan pemantauan dan pemeriksaan penumpang dan kru yang lebih intensif, khususnya dari tujuan asal China.

Selain itu, Menhub minta koordinasi intensif dengan para stakeholder khusus Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat, dan mengimbau petugas di bandara dan pelabuhan internasional menggunakan masker.

“Saya meminta seluruh stakeholder transportasi khususnya di sektor udara dan laut untuk memerhatikan perkembangan virus Corona di Wuhan dan melakukan upaya preventif yang lebih intensif,” katanya, Senin (27/1/2020).

Menhub sudah meminta Ditjen Perhubungan Udara dan Ditjen Perhubungan Laut untuk berkoordinasi dengan pengelola bandara dan pelabuhan guna melakukan upaya pencegahan.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti telah mengeluarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara melalui Direktur Keamanan Penerbangan Nomor : SE.001/DKP/I/2020 pada 20 Januari 2020 yang berisikan perintah kepada maskapai.

Dia menyebutkan, pertama, melengkapi kartu general declaration (Gendec) untuk diberikan kepada petugas karantina kesehatan di bandara kedatangan. Kedua, melaporkan kepada petugas lalu lintas udara yang bertugas apabila terdapat orang/penumpang yang diduga terpapar karena terjangkit di pesawat udara.

Ketiga, memberikan kartu kewaspadaan kesehatan (alert card) sebelum kedatangan (untuk penerbangan yang berasal dari negara terjangkit) kepada penumpang, dan memastikan kepada penumpang untuk lapor kepada petugas apabila dirinya merasa ada kecurigaan tertular penyakit.

Keempat, memberikan pengumuman di dalam pesawat (on board) agar penumpang melaporkan kepada petugas pada saat kedatangan bila berasal atau pernah singgah di negara terjangkit.

Sementara itu, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub Ahmad melakukan pengetatan pemeriksaan penumpang di pelabuhan melalui pemasangan thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan internasional.

“Setiap penumpang yang baru tiba, terutama yang berasal dari negara terjangkit seperti Cina dan Hongkong harus melewati thermal scanner untuk mengetahui suhu tubuhnya. Bila suhunya tinggi, maka petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Dia mencontohkan Batam yang melayani kedatangan internasional telah memasang alat thermal scanner di pintu masuk internasional seperti Pelabuhan Sekupang, Harbour Bay, dan pelabuhan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan Kemenhub virus corona
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top