Inoac Polytechno Targetkan Peningkatan Pangsa Pasar 25 Persen

Permintaan kasur busa sejak tiga tahun lalu hingga sekarang terus meningkat cukup signifikan.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 25 Januari 2020  |  10:36 WIB
Inoac Polytechno Targetkan Peningkatan Pangsa Pasar 25 Persen
Pekerja menurunkan kasur busa. Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA — PT Inoac Polytechno Indonesia melalui distributor PT Tri Sukses Jaya mengklaim melalui merk matras atau kasur busa vita, mattress plus, dan inoac mampu menguasai 82% pasar matras di Jabodetabek serta beberapa wilayah lain di Jawa Barat.

Direktur Utama PT Tri Sukses Jaya Arif Sukuandi mengatakan, permintaan kasur busa sejak tiga tahun lalu hingga sekarang terus meningkat cukup signifikan. Pada 2018 - 2019, misalnya, masing-masing mengalami peningkatan sebesar 47% dan 35%.

“Tahun ini, kami optimis akan terjadi kenaikan permintaan sedikitknya mencapai 25%,” katanya melalui siaran pers, Sabtu (25/1/2020).

Plant Manager PT Inoac Polytechno Indonesia Iwant Suprijanto menyebut selama ini kapasitas pabriknya yang tersebar di Tangerang, dan Karawang belum mampu memenuhi kebutuhan pasar retail maupun korporasi di seluruh wilayah Indoneisa.

Oleh Karena itu, hingga kini produk vita, mattress plus dan inoac masih difokuskan bagi pemenuhan pasar retail di Jabodebek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Di Jawa Timur sendiri market share kami baru mencapai 37%. Sehingga wilayah timur menjadi sasaran pengembagan pasar. Untuk itu, mulai tahun ini kami akan menambah kapasitas produksi pada kedua pabriknya sebesar 40 – 50% dari kemampuan produksi selama ini,” sebut Iwant.

PT Inoac Polytechno Indonesia juga sedang menambah pabrik Baru di Cikupa, Tangerang dan tahun depan mulai beroperasi.

Iwant memroyeksikan bakal menjadi pusat produksi Mattress Inoac global untuk men-supply kebutuhan pasar di kawasan Asia Tenggaran dan Asia Timur. “Pabrik ini dapat mengingkatkan kapasitas produksi kami hingga 100%,” imbuhnya.

Inoac Polytechno sendiri merupakan perusahaan global asal Jepang yang telah mengembangkan bisnis di mancanagera seperti China dan beberapa negara Asia.

“Selama ini tidak ada keluhan konsumen terkait kualitas vita, mattress plus dan inoac. Meski begitu, kami tetap memberikan garansi penuh melalui distributor mulai dari 5 – 25 tahun. Selain menambah kapasitas produksi belum lama ini kami juga telah merencanakan pengembangan investasi di bidang layanan termasuk pemberian garansi dari pabrikan langsung,” ujar Iwant.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manufaktur, industri

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top