Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

16 Rumah Susun Dibangun di Jateng dalam 3 Tahun Terakhir

Jumlah rusun keseluruhan yang telah terbangun pada 2015—2019 adalah 865 menara yang mencakup 51.766 unit.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  16:15 WIB
Ilustrasi: Warga Bukit Duri yang telah dipindahkan ke rusun melintas di area taman Rumah Susun Rawa Bebek, Jakarta, Kamis (6/7). - ANTARA/Galih Pradipta
Ilustrasi: Warga Bukit Duri yang telah dipindahkan ke rusun melintas di area taman Rumah Susun Rawa Bebek, Jakarta, Kamis (6/7). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah membangun 16 rumah susun di Provinsi Jawa Tengah sejak 2017 hingga 2019.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Khalawi Abdul Hamid mengatakan bahwa dari total 16 rumah susun (rusun) yang dibangun, 8 di antaranya merupakan rusun santri pondok pesantren, 3 rusun mahasiswa, 1 rusun ASN dan TNI/Polri, serta 4 rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Seluruh rusun yang dibangun telah dilengkapi fasilitas dasar yaitu jaringan air bersih, sanitasi, dan listrik,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (24/1/2020).

Khalawi menjelaskan bahwa rusun untuk santri umumnya memiliki 8—12 kamar tipe barak yang dapat menampung sebanyak 216 santri. Rusun mahasiswa menggunakan kamar tipe 24 yang dapat dihuni 2 orang per kamar.

Sementara itu, rusun TNI/Polri diperuntukkan bagi mereka yang belum menikah maupun yang sudah berkeluarga. Rusun yang dibangun pada umumnya memiliki 3—4 lantai dengan tiga tipe kamar yakni tipe 24, 36, dan 45 dengan jumlah sebanyak 36—58 unit.

Lebih lanjut, Khalawi menyatakan bahwa pembangunan rusun merupakan arahan dari Presiden Jokowi untuk membantu MBR agar memiliki rumah layak huni.

“Program pembangunan rusun tetap akan dilanjutkan untuk MBR, ASN [aparatur sipil negara], mahasiswa, dan santi,” ucapnya.

Sejak 2015 hingga 2018, dia menjelaskan bahwa Kementerian PUPR telah membangun sejumlah 728 menara rusun dengan total 44.893 unit.

Kemudian, pada 2019 diselesaikan pembangunan sebanyak 137 menara rusun atau 6.873 unit.

Dengan demikian, jumlah rusun keseluruhan yang telah terbangun pada 2015—2019 adalah 865 menara atau 51.766 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng rusun
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top