Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelindo IV Rancang Makassar New Port Punya Kawasan Industri Terintegrasi

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV Farid Padang mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pembangunan untuk proyek multiyears, MNP.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  15:35 WIB
Kapal kargo bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar New Port (MNP), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Kapal kargo bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar New Port (MNP), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menargetkan Pelabuhan Baru Makassar atau Makassar New Port (MNP) memiliki kawasan industri yang terintegrasi pada 2022.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Farid Padang mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pembangunan untuk proyek multiyears, MNP. Setelah Tahap I Paket A rampung, paparnya, lanjut Paket B, Paket C, Paket D dan sekarang Tahap II dan Tahap III yang dibangun secara bersamaan.

Tahun ini, perseroan juga siap menggelontorkan modal usaha total sebesar Rp5,4 triliun yang di dalamnya termasuk untuk melanjutkan pembangunan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang berlokasi di Jalan Sultan Abdullah Raya, Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar ini.

“Dari total investasi yang disiapkan tahun ini, MNP menyerap jumlah paling banyak yaitu sebesar Rp1,9 triliun,” katanya seperti dikutip Antara, Selasa (21/1/2020).

Jumlah tersebut, lanjut Farid, akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas terpasang MNP dan menjadikan mega proyek tersebut sebagai hub port bertaraf internasional, sehingga dapat meningkatkan direct call dan direct export.

Saat ini, ujarnya, Container Yard (CY) atau lapangan penumpukan di MNP memiliki luas 16 hektare dan akan meningkat jadi 48 hektare pada 2022 mendatang, dengan kapasitas penumpukan menjadi 17,5 juta TEUs dari kapasitas eksisting yaitu 500.000 TEUs per tahun.

“Sekarang jumlah pelayaran domestik yang melakukan aktivitas bongkar muat di MNP masih 3 dan internasional baru satu pelayaran. Ke depan jumlah itu akan bertambah, untuk domestik menjadi 8 dan internasionalnya jadi 2 pelayaran,” sebut Farid.

Pihaknya juga menargetkan angka dwelling time di pelabuhan yang sudah menerapkan konsep Green Ecosystem ini kurang dari 2 hari, dengan peralatan yang serba elektronik dan sudah terelektrifikasi nantinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar new port pelindo iv

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top