Dapat Fasilitas Fiskal, Produsen Adidas Ini Sesumbar Kalahkan Vietnam

Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) memberikan fasilitas berupa Kawasan Berikat ke PT Parkland Wold Indonesia (produsen sepatu Adidas).
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 18 Januari 2020  |  04:30 WIB
Dapat Fasilitas Fiskal, Produsen Adidas Ini Sesumbar Kalahkan Vietnam
/en.wikipedia.org

Bisnis.com, SEMARANG - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) memberikan fasilitas berupa Kawasan Berikat ke PT Parkland Wold Indonesia (produsen sepatu Adidas).

Dalam keterangan resminya, DJBC menyebut Direktur PT Parkland World Indonesia, Park Young Geun siap menyalip Vietnam dalam produksi sepatu merek Adidas.

“Saat ini produsen sepatu merek Adidas nomor satu di dunia adalah Vietnam, disusul dengan Indonesia di posisi kedua. Apabila kami disetujui mendapatkan fasilitas fiskal Kawasan Berikat ini, akan kami bawa Indonesia menjadi nomor satu di dunia”, ungkap Park Young Geun, dalam keterangan resmi dari Bea Cukai, Jumat (17/1/2020).

Young Geun beserta timnya mendatangi Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dalam rangka mendapatkan fasilitas fiscal berupa Kawasan Berikat. Perusahaan yang beralamat di Jalan Raya Rembang - Pamotan KM 5, Desa Pasar Banggi, Rembang, Jawa Tengah ini merupakan produsen alas kaki, khususnya sepatu olah raga merek “Adidas”, yang produknya 100% diekspor.

Selain akan membawa Indonesia menjadi Negara nomor satu sebagai produsen sepatu adidas, Young Geun juga membeberkan dampak ekonomi yang akan ditimbulkan terutama berkaitan dengan tenaga kerja, dimana kedepan, perusahaannya akan menyerap 15000 tenaga kerja.

Tidak lebih dari satu jam setelah paparan proses bisnis perusahaan, Bea Cukai memberikan perijinan berupa Kawasan Berikat kepada PT Parkland World Indonesia. Dengan fasilitas ini maka dalam importasi bahan baku, perusahaan mendapatkan penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor.

Tidak hanya itu, proses importasinya juga tidak dilakukan pemeriksaan fisik di Pelabuhan impor.

“Fasilitas fiscal ini memang sangat bermanfaat bagi perusahaan. Cash flow akan terbantu. Customs Clearance juga lebih cepat. Semua itu akan menekan harga atau biaya pokok produksi sehingga akan meningkatkan daya saing produk di pasar global”, ungkap Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri.

Amin selanjutnya menyampaikan harapannya agar PT Parkland World Indonesia dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Apalagi, lokasi yang dipilih oleh perusahaan adalah Kabupaten Rembang yang saat ini masih membutuhkan pasokan investasi untuk pertumbuhan ekonomi.

Dengan pemberian fasilitas Kawasan Berikat ini, maka di awal tahun 2020 ini Bea Cukai Jateng DIY sudah menerbitkan 2 izin dalam 2 hari berturut-turut. Pemberian fasilitas fiscal secara mudah, cepat dan gratis ini akan terus diberikan guna membantu meningkatkan investasi dan ekspor khususnya di wilayah Jateng DIY.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
adidas

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top