Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bantu Eksportir, LNSW Kemenkeu Luncurkan Aplikasi Baru

Aplikasi tersebut bisa digunakan oleh eksportir untuk melakukan tracking atas dokumen perizinan, status Pemberitahuan Impor Barang (PIB), NIB, Surat Keterangan Asal/Certificate of Origin (SKA/CoO), serta informasi terkait larangan dan pembatasan pada Indonesia National Trade Repository (INTR).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  12:34 WIB
Bantu Eksportir, LNSW Kemenkeu Luncurkan Aplikasi Baru
Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Bongkar Muat Tanjung Priok milik Pelindo II, Jakarta, Kamis (28/11/2019). - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan melakukan soft launching atas aplikasi terbaru yakni INSWMobile.

Aplikasi tersebut bisa digunakan oleh eksportir untuk melakukan tracking atas dokumen perizinan, status Pemberitahuan Impor Barang (PIB), NIB, Surat Keterangan Asal/Certificate of Origin (SKA/CoO), serta informasi terkait larangan dan pembatasan pada Indonesia National Trade Repository (INTR).

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan bahwa kehadiran aplikasi ini akan memberikan kemudahan kepada pelaku impor untuk melakukan pengecekan atas perlakuan kepabeanan dari barang-barang yang diimpor.

"Aplikasi ini bisa untuk mengecek kenapa PIB ini masuk dengan HS Code yang berbeda padahal menurut INSWMobile ini HSCode-nya lain sehingga kena bea masuknya lain. Jadi ini meningkatkan akuntabilitas, kalau ada sistem aplikasi suatu kegiatan itu bisa diakses publik, maka itu sebenarnya menambah akuntabilitas ekonomi," ujar Hadiyanto, Rabu (15/1/2020).

Oleh karena sifatnya yang mobile, aplikasi ini akan memudahkan para pelaku usaha mengakses berbagai informasi yang mereka butuhkan di mana saja dan kapan saja.

Kepala LNSW Agus Rofiudin mengatakan keberadaan aplikasi ini diharap mampu meningkatkan kegiatan ekspor nasinal dan memperbaiki neraca perdagangan sesuai dengan misi presiden.

"Kolaborasi dan sinergi antarpemangku kepentingan di bidang ekspor menjadi kunci keberhasilan peningkatan kinerja ekspor nasional," kata Agus, (15/1/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

INSW
Editor : Achmad Aris
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top