Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buaya Intai ABK saat Mencat dan Perbaiki Kapal di Pelabuhan Pangkalbalam

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta anak buah kapal (ABK) mewaspadai serangan buaya yang sering muncul di kolam dan alur pelayaran kapal di pelabuhan itu.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Januari 2020  |  12:15 WIB
Foto close-up aligator - Reuters/Jaime Saldarriaga
Foto close-up aligator - Reuters/Jaime Saldarriaga

Bisnis.com, PANGKALPINANG - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta anak buah kapal (ABK) mewaspadai serangan buaya yang sering muncul di kolam dan alur pelayaran kapal di pelabuhan itu.

"Saat ini buaya sering muncul di pelabuhan, sehingga dapat membahayakan keselamatan ABK saat memeriksa lambung dan mencat kapal," kata Petugas Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Pangkalbalam Harlansyah di Pangkalpinang, Sabtu (11/1/2020) seperti dilaporkan Antara.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memancing ikan di sepanjang alur pelayaran kapal untuk mewaspadai kemunculan buaya itu karena dapat mengancam keselamatan jiwa.

"Kita sudah memberikan peringatan kepada ABK dan warga untuk berhati-hati dengan selalu memperhatikan sekitarnya sebelum beraktivitas di kolam, alur pelabuhan ini," ujarnya.

Dia mengemukakan kemunculan buaya yang marak di tempat itu, karena habitatnya di sungai, muara, dan air payau mengalami kerusakan.

"Saat ini banyak hutan-hutan bakau di sepanjang sungai rusak, karena alih fungsi lahan menjadi kawasan industri," katanya.

Ia mengaku telah banyak menerima laporan warga bahwa buaya sering muncul di pinggir sandar kapal, sungai, dan kolam pelabuhan.

"Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BKSDA untuk mengatasi kemunculan buaya ini. Jangan sampai terjadi korban serangan buaya ini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan buaya
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top