Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

"Saya Lebih Suka Diremehkan daripada Dipuja"

Disiplin dan kerja keras, selalu ditanamkan oleh orang tuanya, Hasanuddin Adnan, pendiri Perusahaan Otobus (PO) Siliwangi Antar Nusa (SAN) yang berbasis di Bengkulu.
Puput Ady Sukarno & Sri Mas Sari
Puput Ady Sukarno & Sri Mas Sari - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  11:29 WIB
Ketua Umum IPOMI Kurnia Lesani Adnan. BISNIS
Ketua Umum IPOMI Kurnia Lesani Adnan. BISNIS

Kurnia Lesani Adnan atau yang akrab disapa Sani, memang lahir dan besar di lingkungan keluarga pengusaha bus terkemuka di Indonesia. Namun, hal itu tak membuatnya jumawa dan manja.

Disiplin dan kerja keras, selalu ditanamkan oleh orang tuanya, Hasanuddin Adnan, pendiri Perusahaan Otobus (PO) Siliwangi Antar Nusa (SAN) yang berbasis di Bengkulu.

Di tanah kelahirannya, sifat pantang menyerah dan kejelian Sani dalam melihat peluang dalam berbisnis, sedikit banyak telah ditularkan sang ayah.

Apalagi, pria kelahiran 20 Juni 1977 tersebut juga hobi menggeluti dunia otomotif. Klop sudah. Semua kombinasi itu kian memudahkan Sani mempelajari seluk beluk usaha angkutan darat berbasis bus milik keluarganya.

Bapak tiga anak itu memulai karier sebagai Purchasing & Ops CV. Siliwangi Antar Nusa sejak 1992 hingga kini dipercaya sebagai Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera.

Meskipun dirinya hanya jebolan Sekolah Teknik Mesin (STM) PGRI 4 Budi Utomo Jakarta Pusat dan hanya satu semester mengenyam pendidikan manajemen transportasi di Universitas Gunadarma Jakarta, hal itutidak membuatnya minder bergelut di bisnis bus.

Selain selalu menanamkan diri untuk terus belajar, Sani juga tidak malu menimba ilmu dari para senior dan kolega lainnya di usaha tersebut. “Saya paling suka diremehkan ketimbang di puja-puja. Semakin diremehkan, semakin bekerja adrenalin saya untuk memperlihatkan kalau mereka salah,” tegas pria yang lebih memilih menghabiskan waktu luangnya dengan keluarga ini.

Meskipun tidak banyak mengenyam pendidikan formal, tetapi pengalaman telah memberikannya ilmu dalam mengelola perusahaan otobus hingga dipercaya sebagai pemberi advis sejumlah perusahaan otobus lainnya.

Mulai dari pemberi advis kepada PT Sedya Mulya Samya, PT Alfa Omega Sehati Transport, Technical Adviser Service Management PT Putra Daya Sejahtera, Design & Construction Adviser CV Laksana Karoseri, hingga Production Management Advisor Gajah Mada Karoseri Surabaya.

Selain itu, Sani juga dipercaya sebagai Scania Bus Ambassador Indonesia, influencer & advisor Marketing Mercedes Benz CV (Bus) PT Citra Karya Pranata, lalu Komisaris PT Timur Terang Transindo, hingga Komisaris PT Putera Mulya Sejahtera, sebagai salah satu pelopor kembali lahirnya bus double decker di Indonesia.

Pria murah senyum itu menyatakan akan terus mengabdikan dirinya pada kemajuan industri angkutan penumpang berbasis bus tersebut hingga kapan pun. Salah satu komitmenya adalah dengan membesarkan Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) sebagai wadah para pelaku usaha muda di sektor otobus. “Karena yang pasti, otomotif, bus dan transport itu diri saya,” pungkasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bus akap IPOMI

Sumber : Bisnis Indonesia

Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top