Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cuaca Buruk, Kemenhub Tunda Keberangkatan Kapal Jepara-Karimunjawa

Sebelumnya, aktivitas pelayaran di Karimunjawa sejak kemarin kembali berlangsung normal setelah  sempat mengalami penundaan keberangkatan kapal akibat terjadi cuaca buruk di wilayah Karimunjawa Jawa Tengah dalam beberapa hari ini.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 04 Januari 2020  |  11:20 WIB
Gelombang perairan Karimunjawa
Gelombang perairan Karimunjawa

Bisnis.com, JAKARTA--Keberangkatan kapal Jepara-Karimunjawa ditunda pada hari ini akibat cuaca buruk.

Sebelumnya, aktivitas pelayaran di Karimunjawa sejak kemarin kembali berlangsung normal setelah  sempat mengalami penundaan keberangkatan kapal akibat terjadi cuaca buruk di wilayah Karimunjawa Jawa Tengah dalam beberapa hari ini.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Karimunjawa Ansori mengatakan bahwa pada Kamis (2/1/2020) pihaknya masih sempat memberangkatkan kapal KM. Express Bahari 3F dengan GT 287 tujuan Jepara sebelum akhirnya pelayaran dihentikan karena adanya cuaca buruk.

Adapun pada Jumat (3/1/2020) cuaca memungkinkan untuk berlayar dan dua kapal dari Jepara yaitu Kapal KMP Siginjai dengan GT 616 dan KM. Express Bahari 3F tiba di Karimunjawa dengan selamat. Kedua kapal tersebut juga diberangkatkan kembali ke Jepara untuk mengganti jadwal pelayaran yang tertunda pada hari sebelumnya, walaupun semestinya tidak melayani perjalanan PP.

Namun, pada hari ini di wilayah Jepara terjadi cuaca buruk sehingga kedua kapal tersebut yaitu KMP. Siginjai dan KM. Express Bahari 3F yang berada di Jepara saat ini mengalami penundaan keberangkatan sampai cuaca memungkinkan untuk berlayar.

"Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang tujuan Jepara di Pelabuhan Karimunjawa, hari ini ada kapal Pelni KM. Kelimutu tujuan Semarang dengan kapasitas 920 orang disiagakan untuk mengangkut penumpang dari Karimunjawa. Jadi, para penumpang diarahkan untuk naik kapal KM. Kelimutu mengingat jadwal kedatangan kapal dari Jepara yang belum pasti menunggu cuaca membaik," jelas Ansori dalam keterangan resmi, Sabtu (4/1/2020).

Ansori juga menginformasikan bahwa bila kapal tidak jadi berangkat, maka tiket penumpang bisa di-refund atau bisa di-reschedule untuk keberangkatan kapal berikutnya mengingat pelayanan tiket sudah menggunakan sistem online.

"Penundaan keberangkatan kapal juga diinformasikan serta merta di media sosial operator kapal dan dipapan pengumuman sehingga diharapkan para penumpang dapat memantau terus informasi yang disampaikan oleh operator kapalnya," kata Ansori.

Senada dengan yang disampaikan oleh Ansori, Kepala Kantor UPP Kelas II Jepara Tri Jotho menyampaikan permohonan maaf jika terjadi penundaan kapal karena alasan keselamatan pelayaran seperti yang terjadi hari ini.

"Laporan hari ini dari BMKG, cuaca kurang baik sehingga KMP. Siginjai dan KM. Express Bahari 3F ditunda keberangkatannya ke Karimunjawa. Berdasarkan laporan kapal MT. Total Energi ke SROP Jepara ketinggian ombak mencapai 3 meter dan kecepatan angin lebih dari 20 Knot," jelasnya.

Informasi juga didapatkan dari Nakhoda kapal KMP Kali Bodri yang menyebutkan bahwa kapal KMP. Kali Bodri kembali ke Kendal Semarang karena cuaca kurang baik.

Pihaknya juga akan terus mengupdate laporan cuaca dari BMKG dan tetap melayani penumpang yang telah menunggu di Terminal Pelabuhan dan pada kesempatan ini, Tri menyampaikan terima kasih atas pengertian dari para calon penumpang kapal yang mau menunggu hingga cuaca membaik.

"Jika ada penundaan kapal karena cuaca buruk kami mohon maaf kepada para penumpang karena kami mengutamakan faktor keselamatan pelayaran. Kiranya para penumpang dapat memahami hal ini bersama-sama karena keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelayaran cuaca buruk karimunjawa
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top