Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Margin Distribusi Telur Ayam Ras Turun

Ini menjadi hal yang baik dan menguntungkan konsumen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Januari 2020  |  15:05 WIB
Ilustrasi. - Antara/Adeng Bustomi
Ilustrasi. - Antara/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto menyatakan bahwa pola utama distribusi perdagangan telur ayam ras pada 2018 terputus satu rantai, yakni dari peternak langsung ke pedagang eceran tidak lagi melalui pedagang grosir.

“Margin Perdagangan dan Pengangkutan (MPP) total telur ayam ras pada 2018 adalah 13,09 persen. Angka ini turun dari 2017 sebesar 26,80 persen. Ini menjadi hal yang baik dan menguntungkan konsumen,” kata Suhariyanto di Jakarta, Kamis (2/2/2020).

Pada 2017, pola utama distribusi perdagangan telur ayam ras yakni dari peternak ke pedagang grosir, kemudian pedagang eceran, dan terakhir konsumen, sedangkan pada 2018 pola utama distribusinya menjadi dari peternak, ke pedagang eceran, dan langsung ke konsumen akhir.

Dengan total MPP komoditas telur ayam ras sebesar 13,09 persen, artinya kenaikan harga telur ayam ras dari produsen sampai ke konsumen akhir sebesar 13,09 persen pada 2018.

BPS mencatat data pola distribusi perdagangan komoditas strategis pada satu tahun sekali untuk mendapatkan gambaran mengenai rangkaian jalur perpindahan komoditas dari produsen ke konsumen per provinsi di Indonesia.

“Tujuan kami ingin mendapatkan pola distribusi di setiap wilayah provinsi. Kami juga ingin mendapatkan pola utama di level nasional, sekaligus ingin mendapatkan MPP,” ungkap Suhariyanto.

Dengan demikian, data yang diperoleh akan menjadi referensi untuk pengambilan kebijakan ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps telur ayam

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top