Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LAPORAN DARI LONDON : Bertemu Sekjen IMO, Ini yang Dibahas Menhub

Pertemuan itu dilakukan menjelang pemilihan Anggota Dewan IMO 2020-2021 dan pemilihan Auditor Eksternal IMO 2020-2023 yang akan dilaksanakan pada 29 November 2019.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 28 November 2019  |  18:46 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) seusai mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal IMO Kitack Lim di London, Inggris. - Istimewa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) seusai mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal IMO Kitack Lim di London, Inggris. - Istimewa

Bisnis.com, LONDON - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Kitack Lim di markas besar IMO, London, Inggris.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (27/11/2019), Menhub menyampaikan dokumen aksesi atau pengesahan Konvensi Internasional IMO tentang Standar Pelatihan, Sertifikasi dan Dinas Jaga bagi Awak Kapal Penangkap Ikan, 1995 (IMO International Convention on Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Fishing Vessel Personnel, 1995 (STCW-F). STCW-F 1995 mulai berlaku secara internasional pada tanggal 29 September 2012.

"Indonesia khususnya Kementerian Perhubungan dan IMO Turut juga membahas upaya peningkatan kompetensi bagi SDM Indonesia di bidang maritim," ujarnya, Rabu (27/11/2019).

Dalam pertemuan itu, Menhub didampingi oleh Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo, Dirjen Perikanan Tangkap KK, M. Zulficar Mochtar, Wakil ketua BPK Agus Joko Purnomo, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia Rizal Sukma.

Pertemuan itu dilakukan menjelang pemilihan Anggota Dewan IMO 2020-2021 dan pemilihan Auditor Eksternal IMO 2020-2023 yang akan dilaksanakan pada 29 November 2019.

Dalam pemilihan itu, Indonesia mencalonkan diri untuk menjadi Anggota Dewan IMO Kategori C periode 2020-2021. Hingga kemarin, Indonesia sudah menggalang 111 dukungan dari negara-negara anggota IMO.

Sebelumnya, Lim menuturkan pada tahun ini, IMO mendorong seluruh komunitas maritim global untuk memastikan pemberdayaan perempuan dengan mengusung tema "Empowering Women in the Maritime Community".

"Pada 2020, kami mengusung tema 'Sustainable Shipping for Sustainable Planet'. Saya percaya tema itu dapat menjadi kesempatan besar untuk menyoroti kontribusi pelayaran dan IMO menuju pencapaian target agenda Sustainable Development and a Sustainable Future pada 2030," tuturnya, Senin (25/11/2019).

Sidang Majelis IMO ke-31 berlangsung pada 25 November hingga 4 Desember 2019. Salah satu agenda utamanya, yaitu pemilihan Anggota Dewan IMO Kategori A, B, dan C peioder 2020-2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian perhubungan
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top