Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wings Air Sebut Ikatan Dinas Disepakati Dua Pihak

Wings Air, anggota Lion Air Group, membeberkan alasan mengenai penerapan aturan perusahaan terhadap awak kokpit yang tercantum dalam perjanjian ikatan dinas.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 24 November 2019  |  12:35 WIB
Penumpang bersiap naik ke pesawat dengan latar belakang proyek pembangunan perluasan Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII (sebelumnya bernama Silangit), di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (19/3/2019). - ANTARA/Irsan Mulyadi
Penumpang bersiap naik ke pesawat dengan latar belakang proyek pembangunan perluasan Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII (sebelumnya bernama Silangit), di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (19/3/2019). - ANTARA/Irsan Mulyadi

Bisnis.com, JAKARTA -- Wings Air, anggota Lion Air Group, membeberkan alasan mengenai penerapan aturan perusahaan terhadap awak kokpit yang tercantum dalam perjanjian ikatan dinas.

Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan perjanjian ikatan dinas tersebut telah disepakati bersama oleh kedua belah pihak dalam keadaan pemahaman yang baik.

 "Perjanjian ikatan dinas dibutuhkan guna menjamin komitmen awak kokpit dan tersedianya awak pesawat yang telah dididik oleh perusahaan. Selain itu, harus memenuhi semua kualifikasi oleh regulator untuk dapat melaksanakan tugasnya sesuai ketentuan dan aturan," kata Danang, Minggu (24/11/2019).

Dia menambahkan perjanjian ini dibuat bertujuan guna memberikan kepastian terhadap ketersediaan jasa layanan angkutan udara, pelayanan terbaik kepada penumpang serta menjamin kelangsungan pembinaan dan menciptakan awak kokpit yang profesional.

Menurutnya, proses mencetak atau mendidik awak kokpit dibutuhkan biaya dan waktu yang cukup lama dalam memenuhi segala pelatihan, memahami standar operasional prosedur penerbangan dan keahlian yang wajib dipenuhi setiap awak kokpit.

Maskapai, lanjutnya, dalam menyusun rencana operasional penerbangan harus didukung jaminan ketersediaan awak kokpit yang cukup dan sesuai standar yang sudah ditetapkan oleh regulator dan perusahaan, agar jasa pelayanan yang akan dan telah dipasarkan diyakinkan dapat terlaksana atau tersedia dengan baik.

"Hal ini berlaku umum di industri angkutan udara dalam negeri dan internasional," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wings air
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top