Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pebisnis Tekstil Diundang ke Istana Lagi, Ini Pembicaraan dengan Presiden Jokowi

Pemerintah sudah mulai menyiapkan kawasan yang ingin dibangun sejak lama yaitu apparel park atau kawasan di mana bahan baku dan industri berada di satu tempat.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 21 November 2019  |  10:24 WIB
Karyawan melakukan aktivitas di salah satu pabrik tekstil. Presiden Joko Widodo kembali mengadakan pertemuan dengan pebisnis tekstil, setelah pertemuan pertama dilakukan pada tahun lalu. - Reuters
Karyawan melakukan aktivitas di salah satu pabrik tekstil. Presiden Joko Widodo kembali mengadakan pertemuan dengan pebisnis tekstil, setelah pertemuan pertama dilakukan pada tahun lalu. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Para pengusaha tekstil yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Produsen Serat Sitensis dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) kembali menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Kedatangan pebisnis tekstil itu merupakan pertemuan kedua dengan Presiden Jokowi setelah pertemuan pertama pada 16 September 2019.

Dalam kesempatan ini, Jokowi menyatakan pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan di pada September lalu.

"Kita harapkan dengan kabinet baru bisa kita sambungkan lagi apa yang kita bicarakan pada bulan September lalu," kata Jokowi yang didampingi oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Presiden mengatakan pemerintah ingin menaikkan nilai dan kuantitas ekspor tekstil. Di samping itu, pemerintah juga sudah mulai menyiapkan kawasan yang ingin dibangun sejak lama yaitu apparel park atau kawasan di mana bahan baku dan industri berada di satu tempat.

"Saya kira dua hal itu yang mungkin kita ingin tindaklanjuti hari ini. Termasuk juga nanti Bu Menteri Keuangan berkaitan Pusat Logistik Berikat di mana ternyata di situ banyak masuk barang-barang yang diproduksi oleh industri tekstil kita yang menjadi pesaing berat pada saat dijual di pasar. Tiga hal itu saya kira [yang akan dibahas]," kata Jokowi dalam sambutannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi tekstil manufaktur
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top