Kawasan TOD KCIC Akan Bangun Landmark

Kawasan transit oriented development atau TOD di sepanjang jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung akan dibangun landmark sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang menarik selain menjadi kawasan tinggal dan bisnis yang berkembang.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 10 November 2019  |  06:07 WIB
Kawasan TOD KCIC Akan Bangun Landmark
Pekerja melintas di dekat Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). - ANTARA/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA - Kawasan transit oriented development atau TOD di sepanjang jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung akan dibangun landmark sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang menarik selain menjadi kawasan tinggal dan bisnis yang berkembang.

Kendati belum ditentukan landmark apa yang akan disematkan di sana, tetapi Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia (KCIC) Chandra Dwiputra ingin landmark TOD tersebut semenarik patung Garuda Wisnu Kencana yang ada di Bali.

"Di sana kan nanti [dikonsepkan] ada tema masing-masing. Di Bali ada GWK [Patung Garuda Winu Kencana], di sini nanti juga ada, tapi masih kami godok," ujarnya di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Kawasan TOD di sekitar stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung memang direncanakan berkelindan dengan trase. Hal itu menjadi bukti bahwa KCIC bukan hanya mengurus soal perkeretaapian, tetapi juga turut membangun kawasan baru yang potensial menjadi kawasan bisnis dan hunian yang nyaman.

Adapun luasan dari empat TOD tersebut adalah TOD Halim Perdanakusumah seluas 2,6 hektare (Ha), Karawang 250 Ha, Walini 1.270 Ha, dan Tegalluar seluas 340 Ha

PT KCIC pun berharap semua lokasi tersebut sudah memiliki investor pada tahun depan. Walhasil, ketika kereta sudah beroperasi, sudah ada sebagian dari TOD, yang mulai beroperasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
proyek kereta cepat jakarta-bandung

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top