Tol Pemalang--Batang Bakal Punya 2 Rest Area Baru, Ini Lokasinya

Dua rest area yang akan dibangun merupakan tipe A atau strate tertinggi dengan fasilitas paling lengkap.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  14:54 WIB
Tol Pemalang--Batang Bakal Punya 2 Rest Area Baru, Ini Lokasinya
Ilustrasi 'rest area' - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA–PT Pemalang Batang Toll Road berencana membangun dua tempat istirahat dan pelayanan (TIP) di jalan tol Pemalang–Batang. TIP diharapkan bisa beroperasi secara terbatas pada masa angkutan Lebaran 2020.

Direktur Utama PT Pemalang Batang Toll Road (PBTR) Supriyono mengatakan dua TIP yang akan dibangun berlokasi di KM 319 A dan KM 340 B.

Dia menambahkan, PBTR tidak merogoh kocek yang dalam untuk pembangunan dua TIP tersebut. Pasalnya, PBTR menjalin kemitraaan denga dua investor.

"Investasinya dari vendor. Kami hanya kasih akses. Investasi sekitar Rp150 miliar sampai Rp200 miliar untuk satu TIP," jelasnya menjawab pertanyaan Bisnis.com di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Supriyono menuturkan, saat ini tahap pembangunan satu TIP tengah dalam tahap penyusunan desain desain sedangkan satu TIP lainnya sedang diajukan izin ke Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR). Dua TIP yang akan dibangun merupakan tipe A atau strate tertinggi TIP dengan fasilitas paling lengkap.

Untuk diketahui, badan usaha harus menyediakan lahan minimal empat hektare untuk membangun TIP tipe A. Di samping itu, pengelola juga harus menyediakan sejumlah fasilitas antara lain stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), tempat parkir, toilet, tempat peribadatan, dan ruang terbuka hijau.

Secara khusus, satu TIP yang akan dibangun di jalan tol Pemalang–Batang bakal mengadopsi konsep transit antarmoda. Supriyono menuturkan, investor yang akan membangun TIP di KM 340 B adalah perusahaan otobus Rosalia Indah dengan luas lahan pengembangan sembilan hektare.

Supriyono belum bisa membeberkan lebih terperinci terkait fasilitas transit antarmoda pada TIP yang akan dibangun. Namun, dia menyebut fasilitas tersebut terbuka bagi perusahaan otobus lainnya. "Belum terbayang seperti apa. Tapi yang jelas penumpang bisa istirahat," tuturnya.

Di sisi lain, PBTR juga tengah membangun akses baru di Bojong, Pekalongan. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 30% dan diharapkan bisa digunakan pada April 2020. Akses baru ini diharapkan bisa memicu pengembangan wilayah di Pekalongan sehingga turut memacu volume lalu lintas di jalan tol sepanjang 39,2 kilometer tersebut.

Sejak beroperasi pada 2018, lalu lintas harian di jalan tol Pemalang–Batang saat ini mencapai 22.800 kendaraan. Angka tersebut diakui Supriyono berada di atas ekspektasi operator jalan tol sebesar 18.000 kendaraan.

Keberadaan objek wisata di Kabupaten Tegal dan sekitarnya menjadi salah satu penyumbang lalu lintas. Hal in tercermin dari angka LHR di akhir pekan yang mencapai kisaran 27.000 hingga 30.000 kendaraan, melampaui LHR di hari kerja di kisaran 18.000 kendaraan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, pemalang-batang

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top