Hasil Riset, 1 dari 4 Wanita Muslim Melakukan Perjalanan Wisata Sendiri 

Raudha Zaini, Head of Marketing of CrescentRating & HalalTrip, mengatakan bahwa sekitar 63 juta wisatawan muslim wanita menghabiskan lebih dari US$80 miliar untuk perjalanan wisata mereka pada tahun lalu.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  18:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Mastercard dan CrescentRating, sebanyak 28 persen wanita muslim melakukan perjalanan wisata sendiri pada 2018.

Raudha Zaini, Head of Marketing of CrescentRating & HalalTrip, mengatakan bahwa sekitar 63 juta wisatawan muslim wanita menghabiskan lebih dari US$80 miliar untuk perjalanan wisata mereka pada tahun lalu. Angka ini diprediksi akan tumbuh seiring meningkatnya jumlah dan pengaruh dari wisatawan muslim wanita di pasar wisata global.

Dilihat dari usianya, sebanyak dua pertiga masih berusia 40 tahun atau lebih muda, mengindikasikan bahwa wanita muslim muda berkontribusi terhadap pertumbuhan industri pariwisata. Lebih dari setengah jumlah mereka menggunakan media sosial untuk mencari informasi mengenai akomodasi, logistik, dan tempat makan.

“Terlepas dari pasar wisata wanita muslim yang semakin meningkat, sampai saat ini tidak banyak penelitian yang telah dilakukan untuk memahami lebih baik segmen yang sedang berkembang dengan pesat ini serta berbagai tantangan yang mereka hadapi,” katanya lewat keterangan tertulis, Jumat (18/10/2019).

Lebih lanjut, jumlah pendapatan yang siap dibelanjakan oleh kalangan wanita muslim yang berwista juga sedang meningkat dengan jumlah perjalanan sebanyak 2 kali-3 kali per tahun. Tujuan utamanya untuk berlibur (sebanyak 90 persen), perjalanan keamanan (21 persen), dan bisnis (11 persen).

Laporan ini juga menyatakan bahwa perempuan muslim yang melakukan travelling memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perencanaan perjalanan terlepas dari siapapun teman perjalanan mereka, tetapi sekitar 71 persen bepergian dengan keluarga sehingga mereka cenderung memilih destinasi yang ramah keluarga.

Wisatawan wanita merupakan salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di pasar wisata global dengan kebutuhan utama seperti keamanan dan keselamatan. Akan tetapi, wisatawan muslim wanita juga mencoba untuk menggabungkan berbagai fasilitas keagamaan ke dalam perjalanan mereka. 

Dilihat dari prioritasnya, sebanyak 94 persen dari responden survei menyatakan bahwa makanan halal adalah prioritas wisata mereka, diikuti dengan akses ke ruang ibadah khusus wanita (86 persen), serta tempat spa dan salon khusus wanita (79 persen) dan wisata yang ramah lingkungan di luar negeri (73 persen).

“Wisatawan muslim wanita siap untuk mengeksplor dunia. Dengan usia yang masih muda dan motivasi tinggi, mereka siap untuk berinteraksi dengan para penyedia industri pariwisata yang menerima mereka serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang tetap mengutamakan nilai-nilai mereka dan komunitas,” Aisha Islam, Vice President, Market Product Management, Mastercard. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mastercard

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top