Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jasa Tirta II Genjot Pendapatan dari Pariwisata

Perusahaan tengah melakukan penataan aset negara di sekitar Waduk Jatiluhur guna menghasilkan pendapatan.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  12:09 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (kedua kanan) ketika meninjau Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jabar, Minggu (18/8/2019). Kawasan itu akan direvitalisasi untuk menjadi objek wisata yang lebih tertata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten tersebut. - Bisnis/Wisnu Wage
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (kedua kanan) ketika meninjau Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jabar, Minggu (18/8/2019). Kawasan itu akan direvitalisasi untuk menjadi objek wisata yang lebih tertata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten tersebut. - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, JAKARTA — Perum Jasa Tirta II merampungkan pembangunan hotel dan pusat pendidikan di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Sektor pariwisata bakal menjadi salah satu andalan sumber pendapatan badan usaha yang didirikan pada 1967 tersebut.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta II  (PJT II) U. Saefudin Noer mengatakan bahwa perusahaan tengah melakukan penataan aset negara di sekitar Waduk Jatiluhur guna menghasilkan pendapatan.

"Penyelesaian renovasi hotel dan pendirian Water & Renewable Energy Learning Center adalah salah satu bentuk inisiatif Jasa Tirta II untuk meningkatkan pendapatan melalui peningkatan usaha pariwisata," ujar Saefudin melalui siaran pers, Senin (14/10/2019).

Dia menambahkan bahwa hotel yang baru rampung akan segera diresmikan. Hotel tersebut melengkapi fasilitas akomodasi lain yang ada di Waduk Jatiluhur seperti bungalo, Restoran Istora, restoran apung, dan wahana tirta Jatiluhur Water World.

Berdasarkan laporan tahunan PJT II 2018, di kawasan hotel ini terdapat 33 bungalo dengan 30 kamar dan 7 ruang pertemuan dengan kapasitas lebih dari 860 orang. Pendapatan sektor pariwisata pada 2018 turun 11,39 persen menjadi Rp11,51 miliar. Renovasi hotel dan tidak adanya penambahan wahana rekreasi menjadi penyebab penurunan kinerja sektor pariwisata.

Deputi Menteri BUMN Bidang Logistik Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat menambahkan bahwa pembangunan hotel di sekitar Waduk Jatiluhur bakal memberi nilai tambah yang diterima oleh masyarakat.

"Jasa Tirta II terus berupaya menjaga Waduk Jatiluhur menjadi bersih sehingga akan memberi pesan kepada pengunjung agar ikut memelihara sumber daya air," tutur Edwin.

Selain hotel, PJT II juga telah menyelesaikan renovasi Pusat Pendidikan Sumber Daya Air dan Energi Terbarukan (Water & Renewable Energy Learning Center). Menurut Saefudin, hal ini sejalan dengan strategi transformasi perusahaan, yaitu peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Keberadaan pusat pendidikan tersebut diharapkan bisa mendongkrak tingkat penghunian kamar pada hari kerja. Lokasi yang berdekatan dengan kawasan waduk menjadi tempat strategis untuk belajar mengenai pengelolaan air dan energi terbarukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata sumber daya air perum jasa tirta ii
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top