Gelar Ratas Investasi, Jokowi Tagih Progres dari Para Menteri

Presiden Joko Widodo meminta para menteri terkait melaporkan perkembangan upaya yang dilakukan pemerintah dalam menata ekosistem investasi di Indonesia.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 25 September 2019  |  14:04 WIB
Gelar Ratas Investasi, Jokowi Tagih Progres dari Para Menteri
Presiden Joko Widodo berjalan seusai memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019). Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan keputusan pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo meminta para menteri terkait melaporkan perkembangan upaya yang dilakukan pemerintah dalam menata ekosistem investasi di Indonesia.

"Ratas [rapat terbatas] ini merupakan kelanjutan dari rapat kita terdahulu dalam rangka upaya-upaya yang diperlukan dalam mendorong terciptanya sebuah ekosistem dunia usaha yng mendukung investasi," katanya dalam Ratas Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal di Kantor Presiden, Rabu (25/9/2019).

Merujuk pada situasi ekonomi global yang melambat dan banyak negara-negara masuk dalam resesi ekonomi, dia mengungkapkan Indonesia harus berpacu dengan waktu dan bergerak lebih cepat untuk memangkas dan menyederhanakan regulasi yang menghambat masuknya investasi ke Indonesia.

"Pada rapat lalu sudah saya sampaikan banyak apa yang ingin kita lakukan. Terutama dalam memberikan jaminan dan kepastian hukum dalam penanaman modal di negara kita," jelasnya.

Pada ratas sebelumnya, Jokowi sempat mengungkapkan komitmennya memecahkan persoalan yang menghambat aliran investasi ke Indonesia dengan menggelar sejumlah rapat intensif dengan kementerian terkait.

Setidaknya, pada September tahun ini, Jokowi telah menggelar tiga rapat yang berkaitan dengan investasi yakni Reformasi Perpajakan untuk Peningkatan Daya Saing Ekonomi, Antisipasi Perkembangan Perekonomian Dunia, dan Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal.

Adapun, sejumlah menteri dan kepala lembaga negara yang hadir antara lain Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Menteri Kementerian Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kepala BKPM Thomas Lembong, Ketua OJK Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi, Jokowi

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top