Kemnaker Ajak Mahasiswa Polteknaker Tingkatkan Kesadaran K3

Kementerian Ketenagakerjaan mengajak mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan meningkatkan kesadaran perlindungan Kesehatan Keselamatan Kerja atau K3, dan menghindari penyakit akibat kecelakaan kerja kepada pekerja.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 17 September 2019  |  23:52 WIB

Bisnis.com, BEKASI – Kementerian Ketenagakerjaan mengajak mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan meningkatkan kesadaran perlindungan Kesehatan Keselamatan Kerja atau K3, dan menghindari penyakit akibat kecelakaan kerja kepada pekerja.

Iswandi Hari, Plt. Dirjen Binwasker & K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, mengatakan saat ini masih banyak perusahaan dan masyarakat yang kurang memahami, dan belum menerapkan sistem manajemen K3 di tempat kerja.

“Setelah memperoleh teori selama ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang PAK dan memahami strategi maupun program-program K3 yang dilaksanakan oleh pemerintah,” katanya saat memberikan kuliah umum di kampus Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker), Selasa (17/9/2019).

Iswandi menuturkan implementasi aturan dan sistem manajemen K3 di Indonesia masih banyak menghadapi kendala dan tantangan, seperti kurangnya pemahaman K3 dan penyakit akibat kecelakaan kerja di beberapa perusahaan.

Menurutnya, persoalan K3 belum mendapatkan perhatian yang memadai dari pekerja dan perusahaan. Bahkan, hingga kini masih banyak perusahaan dan pekerja yang kurang memedulikan K3.

Selain itu, jumlah dan kualitas sumber daya manusia K3 juga masih belum memadai, dan tidak optimalnya peran lembaga K3 di perusahaan.

“Jangan jadikan K3  sebagai beban, tetapi harus sebagai kebutuhan. Kalau sudah menjadi kebutuhan, maka harus dipersiapkan semuanya,” ujarnya.

Iswandi menilai tenaga kerja selalu berhadapan dengan berbagai potensi bahaya di tempat kerja yang berisiko terjadi kecelakaan kerja. Perlindungan K3 diberikan untuk mencegah atau mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja, serta meningkatkan produktivitas.

“Kecelakaan kerja dan penyakit akibat kecelakaan kerja adalah masalah sejak awal di dunia industri, dan akan menjadi masalah besar bagi kelangsungan usaha. Ini yang terus kami benahi dalam ranah pengawasan ketenagakerjaan,” katanya.

Kuliah umum bertema ‘Perlindungan Penyakit Akibat Kerja Melalui Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Jaminan Kecelakaan Kerja’ tersebut merupakan rangkaian acara Dies Natalis kedua Polteknaker yang akan digelar pada Minggu (29/9/2019).

Plt. Direktur Polteknaker Retna Pertiwi mengatakan tujuan kuliah umum tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan civitas academica mengenai dinamika dan perkembangan industri, khususnya tentang perlindungan PAK dan jaminan kecelakaan kerja (JKK).

Kuliah umum tersebut dihadiri oleh 270 mahasiswa Polteknaker dari 3 angkatan dan 3 program studi, dan tamu undangan kawasan industri yang merupakan mitra Polteknaker, yaitu Kawasan Industri MM2100, EJIP, Jababeka, Delta Silicon, serta KIIC Karawang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenaker

Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top