PENERBANGAN HAJI 2019 : Garuda Catat Ketepatan Waktu Terbang 89 Persen

Direktur Operasi PT Garuda Indonesia Tbk. Bambang A. Angkasa mengatakan, secara keseluruhan maskapai telah memulangkan sebanyak 109.923 jemaah dalam 284 kelompok terbang.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 16 September 2019  |  17:00 WIB
PENERBANGAN HAJI 2019 : Garuda Catat Ketepatan Waktu Terbang 89 Persen
Jemaah calon haji asal Padang melambaikan tangan kepada keluarga mereka menjelang keberangkatan kloter pertama, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatra Barat, Jumat (28/7). - ANTARA/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA -- Maskapai Garuda Indonesia mampu mencapai tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on time performance sebesar 89 persen dalam rangkaian penerbangan haji tahun 2019/1440 H.

Direktur Operasi PT Garuda Indonesia Tbk. Bambang A. Angkasa mengatakan, secara keseluruhan maskapai telah memulangkan sebanyak 109.923 jemaah dalam 284 kelompok terbang (kloter).

Gelombang pemulangan jemaah haji Indonesia telah dilaksanakan sejak 17 Agustus 2019 dengan keberangkatan dari Jeddah Arab Saudi, sementara gelombang dua telah berlangsung sejak tanggal 30 Agustus hingga 15 September 2019 dengan keberangkatan dari Madinah.

“Kelancaran operasional penerbangan haji Garuda Indonesia tahun ini juga ditandai OTP [on time performance] sebesar 89 persen, yang menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja operasional," katanya dalam siaran pers, Senin (16/9/2019).

Dia menyampaikan apresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi terkait yang turut mendukung dan membantu kelancaran operasional penerbangan Haji Garuda Indonesia 2019/1440 H hingga dapat terselesaikan dengan baik, aman, lancar dan selamat.

Garuda menyiapkan 14 unit pesawat haji yang terdiri atas tiga pesawat Boeing B747-400, lima pesawat Boeing B777-300ER, dan enam pesawat Airbus A330-300/200. Jumlah pesawat yang beroperasi pada musim haji 2019 tersebut menyesuaikan dengan traffic jemaah Haji pada tahun ini.

Maskapai pelat merah ini juga meningkatkan jumlah awak kabin haji menjadi 540 orang (sebelumnya 506 awak kabin), sebanyak 25 persen di antaranya merupakan putra-putri daerah.

Tujuan merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari pelayanan kepada para jemaah-khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian hanya mampu berbahasa daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ibadah Haji, garuda indonesia

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top