Bangun Fasilitas di Indonesia, Mitsubishi Chemical Gelontor Rp1,82 Triliun

Mitsubishi Chemical Corporation, melalui anak perusahaannya PT MC PET Film Indonesia (MFI), akan membangun fasilitas baru hingga 2021 dengan nilai investasi US$130 juta atau mencapai Rp1,82 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi polyester film.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 16 September 2019  |  16:55 WIB
Bangun Fasilitas di Indonesia, Mitsubishi Chemical Gelontor Rp1,82 Triliun
ilustrasi. - cshyde.com

Bisnis.com, JAKARTA - Mitsubishi Chemical Corporation, melalui anak perusahaannya PT MC PET Film Indonesia (MFI), akan membangun fasilitas baru hingga 2021 dengan nilai investasi US$130 juta atau mencapai Rp1,82 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi polyester film.

Dalam keterangan resmi yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (16/9/2019), peningkatan kapasitas itu direncanakan guna memenuhi potensi pasar seiring meningkatnya permintaan pada bidang industri polyester film terutama di Eropa.

Sejauh ini, Mitsubishi Chemical Corporation (MCC) telah memproduksi polyester film untuk aplikasi optik, industri dan pengemasan pada lima fasilitas produksi berlokasi di Jepang, Cina, Indonesia, Amerika Serikat, dan Jerman.

Kepala BKPM Thomas Lembong menyatakan pihaknya siap memfasilitasi perluasan investasi MCC di Indonesia. Pasalnya, BKPM terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penamaman modal dan juga pelayanan kepada investor.

“Di era persaingan saat ini, pelayanan dan kemudahan bagi investor menjadi faktor yang sangat penting bagi mereka untuk memutuskan berinvestasi. Kami selalu menyambut baik investasi-investasi yang masuk dan kami fasilitasi sebaik mungkin kebutuhan mereka,” ujarnya.

Presiden Direktur PT MFI Bambang H. Sastrosatomo mengatakan MCC mengantisipasi pertumbuhan berkelanjutan di pasar polyester film, khususnya dalam aplikasi optik untuk tampilan.

Selain itu, permintaan polyester film, terutama untuk proses pembuatan komponen elektronik menunjukkan pertumbuhan yang baik.

“Faktor-faktor di balik pasar yang menguntungkan ini termasuk perluasan penggunaan komponen elektronik dalam industri otomotif dan peningkatan produksi komponen elektronik, seperti Multilayer Ceramic Capacitors (MLCCs) yang didorong oleh meningkatnya jumlah BTS yang kompatibel dengan 5G dan peningkatan yang berkelanjutan dalam peralatan telekomunikasi,” ujarnya.

MFI, katanya, telah berupaya untuk memenuhi kenaikan permintaan pasar dengan meningkatkan efisiensi pabrik saat ini dan langkah-langkah lainnya. MFI pun mampu memproduksi 20.000 ton polyester film setiap tahunnya.

Namun, dengan pertimbangan proyeksi pertumbuhan permintaan, MFI memutuskan untuk membangun fasilitas baru dengan skala 25.0000 ton per tahunnya. Dengan demikian, perusahaan ini akan meningkatkan kapasitas produksinya lebih dari dua kali lipat, menjadi 45.0000 ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bkpm, industri manufaktur, industri petrokimia

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top