Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aprobi Siap Penuhi Target Pemerintah untuk Produksi Green Diesel

Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menyatakan siap memenuhi target pemerintah untuk memproduksi green diesel pada 2-3 tahun ke depan.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 03 September 2019  |  14:50 WIB
Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menyatakan siap memenuhi target pemerintah untuk memproduksi green diesel pada 2-3 tahun ke depan.

"Siap saja, enggak ada masalah," ujar Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan kepada Bisnis, Senin (2/9/2019).

Namun, kata Paulus, pemerintah perlu melakukan perhitungan yang pasti. Pasalnya, untuk memproduksi green diesel skala besar, bukan hanya kesiapan teknologi dan ekonomi saja, tetapi juga uji coba yang perlu diperhatikan. 

Pembangunan pabrik green diesel sendiri memerlukan proses yang lama. Selain itu, investasi yang dibutuhkan besar. 

"Biaya investasi sama dengan [membangun] kilang minyak Pertamina," imbuhnya. 

Paulus menilai saat ini PT Pertamina (Persero) yang paling siap memproduksi green diesel dalam waktu dekat. "Kalau mau dilaksanakan besok pun bisa Pertamina," tuturnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menargetkan dalam 2-3 tahun ke depan Indonesia sudah bisa memproduksi sendiri green diesel. Keyakinan ini didasari komitmen 10 perusahaan sawit Indonesia, dari sebelumnya tujuh perusahaan, untuk memproduksi green diesel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Biodiesel
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top