Proyek Gedung Tinggi Indonesia 1 Diprediksi Selesai Kuartal Keempat 2020

Gedung Inonesia 1 terdiri atas dua menara, South dan North, yang sebagian besar akan dihuni oleh kantor kelas premium.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  12:53 WIB
Proyek Gedung Tinggi Indonesia 1 Diprediksi Selesai Kuartal Keempat 2020
(Dari kiri ke kanan) Managing Director Mercurio Design Lab Massimo Mercurio, Project Director CS Land Tay Swee Eng, President Director JLL Indonesia James Allan, dan Director Strategic Consulting Cushman & Wakefield Arief Rahardjo (keempat kiri) berbicara dalam konferensi pers peluncuran Indonesia 1 di Jakarta, Selasa (27/8/2019). - Mutiara Nabila

Bisnis.com, JAKARTA — Proyek gedung Indonesia 1 oleh PT CS Media Investment yang merupakan kerja sama PT CS Land dan Media Group diproyeksikan akan rampung pada kuartal IV/2020. Pengerjaaan konstruksi telah mencapai tahap akhir, tingkat ke-48,

Berada di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Indonesia 1 menempati luas area 18.925 meter persegi. Gedung tersebut terdiri atas dua menara, South dan North, yang sebagian besar akan dihuni oleh kantor kelas premium.

Project Director CS Land Tay Swee Eng memaparkan bahwa North Tower dengan 73 lantai terdiri atas 181 apartemen servis premium yang akan dioperasikan oleh Pan Pacific Serviced Suites.

Sementara itu, puncak dari South Tower akan bertahtakan mahkota berupa sebuah kompleks lifestyle yang high-end, yaitu Polaris.

"Dengan luas area kurang lebih 1.770 meter persegi, kompleks ini akan memiliki tiga lantai yang mencakup restoran hingga lounge eksklusif. Area parkir yang luas serta akses transportasi umum yang mudah, termasuk koneksi langsung ke stasium MRT Bundaran HI yang menjadi nilai tambah dari Indonesia 1," katanya dalam konferensi pers, Selasa (27/8/2019).

Selain itu, mahkota dari kedua menara pun melambangkan karakter gedung yang menonjol, khusunya Polaris yang menjadi puncak dari South Tower. Polaris seolah dapat menjadi menjadi penanda kawasan Jakarta CBD.

"Indonesia 1 adalah manifestasi dari desain yang mengutamakan keberlanjutan dan kesadaran lingkungan. Walaupun arsitektur memainkan peran utama, semua disiplin ilmu lainnya telah berkontribusi dan bekerja sama guna mencapai standar tertinggi dalam hal ramah lingkungan," ungkap Massimo Mercurio, Managing Director, Mercurio Design Lab.

CS Land juga telah menunjuk JLL Indonesia dan Cushman & Wakefield sebagai marketing representatives dari Indonesia 1.

Arief Rahardjo, Director Strategic Consulting, Cushman & Wakefield, menegaskan bahwa pasar properti komersial Indonesia tengah mengalami perlambatan.

Dalam situasi yang berpihak kepada penyewa, penyewa secara aktif mencari tempat yang lebih berkualitas dengan harga sewa yang menarik guna kebutuhan relokasi dan konsolidasi bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
thamrin, gedung perkantoran

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top