Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anggota DPR Kurtubi : Cilacap Cocok di Bangun PLTN

Salah satu syarat untuk menuju negara maju, dibutuhkan kapasitas listrik empat kali lebih besar dari yang ada sekarang.
Anggota Komisi VII DPR Kurtubi./dpr.go.id
Anggota Komisi VII DPR Kurtubi./dpr.go.id

Bisnis.com, JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR Kurtubi mencermati ketersediaan lahan di wilayah Cilacap, Jawa Tengah seluas 30.000 ha yang dapat dipakai untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Menurutnya, keberadaan PLTN cukup untuk membantu memasok ketersediaan listrik di Pulau Jawa.

"Bupati Cilacap mendorong industrialisasi karena ada lahan 30.000 hektare. Tanah kosong ini bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik yang andal. Saya mengusulkan dibangun pembangkit llistrik tenaga nuklir untuk meng-handle 35.000 megawatt seluruh pulau Jawa," ujarnya dikutip dari keterangan resmi, DPR, Senin (19/8/2019).

Dia menjelaskan salah satu syarat untuk menuju negara maju, dibutuhkan kapasitas listrik empat kali lebih besar dari yang ada sekarang.

Dengan kata lain, katanya butuh sistem transmisi tambahan empat kali dari target 35.000 MW di wilayah Jawa.

"Nah, dalam sistem yang besar ini kita harapkan bisa masuk PLTN. Dan PLTN itu didesain konstruksinya bisa tahan gempa hingga 10 skala richter seperti di Jepang. Jadi tidak ada salahnya di Cilacap ini dibangun PLTN,” katanya.

Isu mengenai optimalisasi listrik menjadi hangat pascapemadaman listrik serentak atau blackout yang terjadi di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, beberapa pekan lalu.

Kejadian blackout harus menjadi pembelajaran semua pihak, termasuk pemerintah untuk menyiapkan kapasitas listrik bagi masyarakat yang lebih memadai.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper