Jelang Iduladha 2019, Pemerintah Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup

Kementerian Pertanian optimistis ketersediaan sapi potong dan hewan kurban lainnya mencukupi jelang perayaan Iduladha 2019 berdasarkan perhitungan jumlah populasi hewan ternak serta potensi kebutuhan.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  17:37 WIB
Jelang Iduladha 2019, Pemerintah Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup
Petugas memeriksa sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dinas Peternakan dan Pangan, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (8/1/2019). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, JAKARTA Kementerian Pertanian optimistis ketersediaan sapi potong dan hewan kurban lainnya mencukupi jelang perayaan Iduladha 2019 berdasarkan perhitungan jumlah populasi hewan ternak serta potensi kebutuhan.

Menyitir data Badan Pusat Statistik (BPS), Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita menyebutkan total populasi sapi potong, sapi perah, dan kerbau di Indonesia tahun ini mencapai 18,12 juta ekor dengan rincian populasi sapi potong sebanyak 16,65 juta ekor, sapi perah 604.467 ekor, dan kerbau sebanyak 877.673 ekor.

Dari total 16,65 juta sapi potong tersebut, jenis sapi Bali mendominasi dengan persentase 32,91 persen, disusul sapi jenis Onggole sebanyak 15,25 persen, Madura 6,79 persen, Simental 9,08 persen, Limosin 11,23 persen, Brahman 4,14 persen, Brahman Cros 0,36 persen, Aceh, 6,12 persen, dan sapi jenis lainnya 14,20 persen.

Perkiraan kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan akan tumbuh 10 persen. Ketut menyatakan pihaknya memproyeksikan kebutuhan pemotongan hewan dapat mencapai 1.346.712 ekor sepanjang tahun ini.

"Ini adalah angka estimasi jumlah pemotongan hewan kurban tahun ini. Kami perkirakan ada kenaikan jumlah pemotongan hewan kurban sebesar 10 persen dari jumlah pemotongan tahun lalu 2018," ungkap Ketut seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (5/8/2019).

Dari angka tersebut, kebutuhan sapi diproyeksi mencapai 376.487 ekor, kerbau sebanyak 12.958 ekor, 716.089 ekor kambing, dan 241.178 ekor domba. Sementara pada 2018 lalu, penyembelihan hewan kurban di Indonesia tercatat mencapai 1,22 juta ekor, terdiri dari 342.261 ekor sapi, 11.780 ekor kerbau, 650.990 ekor kambing, dan 219.253 ekor domba.

Melihat beragamnya rumpun sapi potong asli Indonesia maupun lokal, Ketut menyebutkan hal tersebut merupakan potensi untuk meningkatkan produksi dalam memenuhi kebutuhan konsumsi. 

Ia mengatakan pemerintah telah mengambil sejumlah kebijakan pengembangan dan perbaikan mutu genetik ternak sapi untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha terhadap ternak sapi potong yang memiliki persentase karkas yang tinggi dan produktivitas yang efisien. 

"Kebijakan pengembangan ternak sapi potong di Indonesia yang dilakukan antara lain adalah dengan pemurnian genetik ternak sapi potong," ujarnya.

Kementan tercatat telah memiliki  empat unit pelaksana teknis (UPT) Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) untuk sapi potong, yakni BPTU Indrapuri di Aceh, BPTU Padang Mangatas di Sumatera Barat, BPTU Sembawa di Sumatera Selatan, dan BPTU Sapi Bali di Bali. 

"Untuk mendukung perkembangan sapi potong di Indonesia, Kementan juga memiliki dua Balai Inseminasi Buatan nasional [BBIB Singosari dan BIB Lembang] dan satu Balai Embrio Transfer (BET Cipelang)" tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
peternakan, iduladha

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top