Laju Pertumbuhan Lapangan Usaha Pengolahan Nonmigas Kuartal II/2019 Melambat

Sektor yang melambat yaitu makanan dan minuman dan yang mengalami konstraksi industri alat angkutan dan industri karet, barang dari karet, dan plastik.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  12:31 WIB
Laju Pertumbuhan Lapangan Usaha Pengolahan Nonmigas Kuartal II/2019 Melambat
ilustrasi. - Antara/Rony Muharrman

Bisnis.com, JAKARTA – Laju pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahan nonmigas tercatat sebesar 3,98% secara tahunan pada kuartal II/2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu angka tersebut masih tumbuh, tetapi melambat dari pertumbuhan lapangan usaha industri nonmigas pada kuartal II/2018 yang sebesar 4,27% (yoy).

"Sektor yang melambat yaitu makanan dan minuman dan yang mengalami konstraksi industri alat angkutan dan industri karet, barang dari karet, dan plastik," katanya dalam paparan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2019 di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Apabila dirinci, industri makanan dan minuman tumbuh 7,99% (yoy) pada kuartal kedua tahun ini, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu tumbuh 8,67% (yoy). Industri alat angkutan menurun dari 2,59% (yoy) menjadi -3,73% (yoy) dan industri karet, barang dari karet, dan plastik turun dari 11,85% (yoy) menjadi -7,22% (yoy).

BPS mencatat dari industri alat angkutan, produksi mobil pada periode yang sama naik sebesar 9,01% (yoy) menjadi 276.505 unit, tetapi penjualan secara wholesale turun 12,96% (yoy).

Industri karet, barang dari karet, dan plastik turun disebabkan oleh penurunan permintaan dari luar negeri dan domestik. Salah satu indikatornya terlihat dari ekspor sektor ini yang menurun, baik dari volume maupun nilai.

"Yang masih tumbuh baik industri tekstil dan produk tekstil, industri kertas dan barang dari kertas, dan industri kimia, farmasi, dan obat tradisional," ujar Suhariyanto.

Sementara itu, secara kumulatif dari Januari--Juni 2019, laju pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahannon migas tumbuh sebesar 4,38% (yoy), melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,67% (yoy).

Untuk keseluruhan industri pengolahan, yang meliputi migas dan non migas, laju pertumbuhan lapangan usaha pada kuartal II/2019 sebesar 3,54%, melambat dari 3,88%. Industri batu bara dan pengilangan migas turun 0,25% karena produksi BBM dan LNG mengalami kontraksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manufaktur

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top