BPJS Ketenagakerjaan Dukung Sport Tourism di Belitung

BPJS Ketenagakerjaan memberikan dukungan terhadap pengembangan wisata di Bangka Belitung melalui penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan Belitung Geopark International Stand Up Paddle Dan Kayak Marathon 2019.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 04 Agustus 2019  |  07:17 WIB

Bisnis.com, BELITUNG—BPJS Ketenagakerjaan memberikan dukungan terhadap pengembangan wisata di Bangka Belitung melalui penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan Belitung Geopark International Stand Up Paddle Dan Kayak Marathon 2019.

Acara yang berlangsung selama 3 hari ini dibuka pada Jumat (2/8/2019) dan akan ditutup pada Minggu (4/8/2019). Adapun, Pantai Tanjung Kelayang, yang berlokasi di Kabupaten Belitung, dipilih sebagai tempat penyelenggaraan acara ini.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menuturkan, gelaran sport tourism ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan pariwisata di kawasan Belitung.

“Kami memiliki misi untuk mendukung pembangunan dan kemandirian perekonomian nasional. Salah satu wujud nyata yang kami lakukan adalah melalui kegiatan Belitung Geopark International Stand Up Paddle Dan Kayak Marathon 2019 ini,” ujarnya, Sabtu (3/8/2019).

Event ini merupakan inisiasi bersama dari SEA Kayak Indonesia, Stand Up Paddle Indonesia, dan Kaniki di mana BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai Title Sponsorship.

Acara ini, lanjutnya, diharapkan dapat mendukung perkembangan pariwisata lewat Sport Tourism sekaligus mengenalkan keindahan alam dan pantai yang ada Kabupaten Belitung sebagai salah satu destinasi wisata yang harus dikunjungi oleh wisatawan.

“Dan tentunya hal tersebut juga meningkatkan kegiatan Dan pendapatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Agus.

Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah berharap agar olahraga kayak dan stand up paddle yang semakin digemari ini dapat menjadi salah satu Sport Tourism yang berkembang di Indonesia khususnya di Kabupaten Belitung dan Provinsi Babel.

“Saya berharap olahraga ini dapat berkembang sekaligus memperkenalkan pesona wisata alam yang dimiliki oleh Kabupaten Belitung,” tuturnya.

Saat ini, keindahan Belitung sedang dalam tahap penilaian kelayakan menjadi Unesco Global Geopark oleh UNESCO.

Pada acara kali ini, sebanyak 150 peserta dari delapan negara akan mengikuti pertandingan Kayak dan Stand Up Paddle Marathon kali ini, di antaranya Malaysia, Singapura, India, Selandia Baru, dan Indonesia selaku tuan rumah yang mengirimkan peserta dengan jumlah terbanyak.

Selain itu, seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan Belitung Geopark International Stand Up Paddle Dan Kayak Marathon 2019, khususnya peserta dari Indonesia juga telah didaftarkan kedalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Seluruh peserta dari Indonesia telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan sehingga mereka bisa fokus dan tenang dalam mengikuti kompetisi ini untuk menggapai hasil dan prestasi terbaik,” tutup Agus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs ketenagakerjaan, bangka belitung

Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top