Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polda Metro Jaya Prediksi Tilang Elektronik Pangkas Angka Kecelakaan 40 Persen

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa setiap tahunnya, angka kecelakaan di Ibu Kota terus meningkat hingga 5.000 kasus dengan korban jiwa mencapai 500 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Agustus 2019  |  13:43 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/9). Pemprov DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2018 akan melakukan uji coba sistem tilang elektronik (e-tilang) untuk pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu lalu lintas, pelanggaran marka, tindakan melawan arus, pengeteman, dan parkir liar. - Antara
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/9). Pemprov DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2018 akan melakukan uji coba sistem tilang elektronik (e-tilang) untuk pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu lalu lintas, pelanggaran marka, tindakan melawan arus, pengeteman, dan parkir liar. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya memprediksi penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) diharapkan mampu mengurangi 40 persen angka kecelakaan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa setiap tahunnya, angka kecelakaan terus meningkat hingga 5.000 kasus dengan korban jiwa mencapai 500 orang.

"Dari penggunaan ETLE ini, kami sedang mengkaji dan berharap bisa menurunkan 40 persen kecelakaan lalu lintas," ujarnya saat ditemui dalam acara sosialisasi penerapan ETLE di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya seperti dikutip Antara, Jumat (2/8/2019).

Saat ini, Ditlantas Polda Metro Jaya telah memasang 12 kamera ETLE dengan empat fitur terbaru di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.

Beberapa jenis pelanggaran dapat terekam oleh ETLE seperti melewati marka jalan, menerobos lampu merah, pelanggaran ganjil genap, mengemudi tanpa menggunakan sabuk pengaman hingga menggunakan handphone saat berkendara dan kecepatan maksimal 40 km per jam.

Dia mengatakan bahwa ke depannya kamera ETLE juga akan terus ditambah jumlahnya pada beberapa ruas jalan di Jakarta.

"Dengan semakin banyak penambahan ETLE yang ada itu akan mengurangi 40 persen kecelakaan lalu lintas selama ini," ujarnya lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya Tilang Elektronik

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top